Selasa 14 Jul 2020 18:11 WIB

Buka Saat Pandemi, Chand: Biaya Operasional Bioskop Naik

Chand menyebut, biaya produksi film juga bertambah karena syuting saat pandemi.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Suasana simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020).
Foto: ANTARA/M Agung Rajasa
Suasana simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produser film Starvision Plus Chand Parwez Servia menyebut, penerapan protokol kesehatan menjadi beban tersendiri dalam operasional bioskop. Di samping harus memastikan kebersihan gedung dan fasilitasnya, bioskop juga harus mengurangi kapasitas penonton.

"Bioskop bukan dalam posisi diuntungkan, melainkan prihatin, karena dalam penerapan protokol, tentu akan ada pengurangan jumlah pengunjung untuk jarak sosial dan pengetatan kebersihan," ungkap Chand saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (14/7).

Baca Juga

Rumah produksi, menurut Chand, juga dihadapkan pada bertambahnya biaya operasional. Syuting menjadi lebih lama karena ada protokol kesehatan yang harus diterapkan.

"Jadi ini kondisi yang membebani setiap orang. Ongkos operasional besar, sementara pencapaian lebih sedikit, ini konsekuensi," kata produser kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat itu.

photo
Pekerja membersihkan meja dengan penerapan protokol kesehatan saat simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020). Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan kesiapan tempat hiburan bioskop dalam penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan alat pelindung wajah bagi karyawan, pembatas jaga jarak, masker, sarung tangan dan cairan disinfektan seiring tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19. - Antara Foto/M Agung Rajasa

Akan tetapi, Chand menyambut baik rencana pembukaan bioskop mulai 29 Juli. Ia pun menyerukan agar semua pihak, termasuk pengelola bioskop maupun pengunjung harus siap dan disiplin mengikuti protokol kesehatan.

"Bioskop sudah setop empat bulan lebih, sekarang memang harus sudah punya kebiasaan baru menghadapi new normal," kata produser Yowis Ben 3 itu.

Chand mengatakan, setiap orang perlu menghormati demi kenyamanan bersama. Sebab pembukaan kembali bioskop sudah sangat dinantikan banyak orang.

Menurut Chand, menikmati film di bioskop sudah menjadi kebiasaan umum guna menghabiskan waktu berkualitas bersama sebagai makhluk sosial. Bagaimanapun film bukan sekadar produk hiburan, tetapi juga budaya.

Masyarakat, menurut Chand, juga harus patuh terhadap tindakan pencegahan. Agar fasilitas umum ini bisa dinikmati bersama dengan aman dan nyaman, perlu kerjas ama dari semua pihak.

"Setelah simulasi, bagi saya yang berusia 60, itu sudah nyaman," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement