Senin 15 Jun 2020 01:05 WIB

Penerapan New Normal Masih Dikaji, Istana Siak Belum Buka

Pengelola Istana Siak masih mempersiapkan aturan protokol kesehatan.

Penerapan New Normal Masih Dikaji, Istana Siak Belum Buka. Pengunjung saat melihat koleksi yang dipamerkan di Istana Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak, Riau. Ilustrasi
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Penerapan New Normal Masih Dikaji, Istana Siak Belum Buka. Pengunjung saat melihat koleksi yang dipamerkan di Istana Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak, Riau. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SIAK -- Pemerintah Kabupaten Siak, Riau, masih mengkaji standar penerapan normal baru di masa pandemiuntuk bidang wisata sehingga belum melakukan pembukaan bagi masyarakat umum untuk sejumlah objek seperti Istana Asserayah Hasyimiah atau Istana Siak.

"Saat ini belum dibuka, kami menunggu pertimbangan pimpinan atau tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Siak. Tetapi dapat kita dipastikan nanti jika Istana Siak apabila dibuka untuk wisatawan, harus memenuhi metode protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Azni, Ahad (14/6).

Baca Juga

Dia mengatakan, Istana Asserayah Hasyimiah akan dibuka kembali, setelah mempersiapkan segala sesuatunya. Di antaranya termasuk protokol pengunjung ketika masih di luar Istana Siak.

Hal itu seperti bagi pengunjung di fase normal baru ini, untuk masuk ke area pagar istana maupun keluar pagar akan diberlakukan standar sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang harus diikuti pengunjung istana nantinya. Kebijakan itu diambil karena dikhawatirkan terjadinya kerumunan orang. Termasuk saat membeli tiket masuk apakah pakai tenda, atau menyiapkan kursi-kursi tunggu sehingga harus dilakukan simulasi dulu.

 

Senada dengan Fauzi, Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Siak Budhi Yuwono mengatakan objek wisata selain Istana Siak juga memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 seperti harus memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

"Untuk tempat wisata lain, kita ingatkan juga menerapkan protokol Covid-19 kepada pengunjung. Seperti, harus pakai masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak," tambahnya.

Pantauan setelah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Siak berakhir masyarakat mulai beraktivitas. Salah satunya dengan mendatangi tempat wisata umum yang terbuka dan sejumlah pedagang kuliner yang mulai beraktivitas kembali.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement