Jumat 08 May 2020 11:04 WIB

Peduli Komunitas Musik, Fariz RM Tebar Donasi Kemanusian

donasi yang diberikan ini lebih dikhususkan untuk komunitas industri musik

Fariz RM Management menyerahkan donasi
Foto: akbar/republika
Fariz RM Management menyerahkan donasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan 1000 Untuk Indonesia (GSUI) bersama Fariz RM Management melakukan solidaritas kemanusiaan untuk membantu anak bangsa yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

Kegiatan ini melibatkan juga Komunitas Pewarta Indonesia (KOPHI) dalam proses penyaluran donasi ke komunitas yang terkena dampak secara langsung.

"Saatnya kita bisa berbagi peran untuk meringankan saudara-saudara kita yang terkena dampak dari pandemi ini," kata Permata Belladonna, mewakili Fariz RM di Kantor Deteksi Production, Jakarta, Kamis (7/5) petang.

Sementara Fariz yang memberikan testimoninya melalui video menyampaikan dukungannya atas gerakan kemanusiaan ini. Ia mengatakan donasi yang diberikan ini lebih dikhususkan untuk komunitas industri musik, khususnya para pekerja kreatif yang terkena dampak dari krisis ini.

"Kali ini kami sumbangkan 1000 paket sembako untuk para pegiat industri musik dan hiburan yang terdampak," ujar Fariz.

Sekjen GSUI, K Carl Ideas, menjelaskan gerakan kemanusian ini dapat pula dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk berperan nyata dalam pandemi Covid-19 ini.

"Seribu itu dapat diartikan sebagai energi orang-orangnya untuk bersama-sama melawan Covid. Kita harus bergotong-royong dan menggalan dana hanya satu macam satu cara yang kita lakukan," ujarnya.

Dalam gerakan ini, Ideas menggandeng juga komunitas seniman dan dokter. Salah satunya mengajak dokter spesialis neurologi, dr Eddy Prasetyo. Dalam kegiatan ini Eddy menyumbangkan lagu berjudul Panggilan untuk Indonesia yang akan dinyanyikan oleh 60 praktisi yang berasal dari berbagai profesi.

"Karena obatnya belum ada maka cara yang dapat kita lakukan sekarang ini adalah mencegahnya. Untuk itu mari kita taati imbauan pemerintah untuk tetap di rumah dan terus jaga jarak," ujar Eddy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement