Selasa 25 Feb 2020 19:25 WIB

Chef Arnold: Mempertahankan Bisnis Kuliner Sulit

Menurut Arnold, mendirikan bisnis baru lebih mudah daripada mempertahankannya.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah
Menurut Arnold, mendirikan bisnis baru lebih mudah daripada mempertahankannya (Foto: chef Arnold)
Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Menurut Arnold, mendirikan bisnis baru lebih mudah daripada mempertahankannya (Foto: chef Arnold)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada era digital saat ini, para pebisnis kuliner semakin mudah dalam mendirikan sebuah perusahaan kuliner. Namun, chef Arnold Poernomo berpendapat, hal itu membuat tantangan berbisinis kuliner saat ini lebih sulit bertahan.

“Lebih mudah untuk mendirikan bisnis kuliner, bukan berarti lebih mudah untuk mempertahankan usaha kita. Di era sekarang justru lebih sulit untuk mempertahankan bisnis-bisnis karena begitu banyaknya kompetitor,” ungkap Arnold dalam peluncuran Digitarasa layanan akselerator bisnis kuliner, di Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Baca Juga

Di era dengan kemudahan teknologi saat ini, banyak orang berbondong-bondong mendirikan bisnis kuliner hanya dengan modal sebuah dapur kecil skala rumah. Promosi digital, merupakan modal berikutnya untuk memasarkan produk mereka.

Adanya aplikasi layanan pesan antar makanan melalui aplikasi juga menjadi penjembatan antara penjual makanan dan pembeli makanan. Gofood memudahkan para pendiri bisnis kuliner, tak hanya untuk memasarkan produk, namun juga untuk mengikuti usaha kuliner lainnya.

“Gofood ini juga sebenarnya untuk membantu UMKM. Di mana lima tahun ke belakang ini, kita lihat usaha kuliner ini membuat produk itu nggak harus buka restoran yang permodalannya besar,” tutur Arnold.

Oleh karenanya, berbisnis secara daring pun kian menjamur dan semakin banyak kompetitor. Sebagai CEO dari Digitarasa, dia memiliki keinginan untuk memberikan bimbingan kepada para pebisnis kuliner untuk tak hanya bisa mendirikan usaha kuliner dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan kuliner yang baik pula, melainkan juga bisa mempertahankannya.

“Maka dari itu melalui Digitarasa ini kami mau mematangkan bisnis-bisnis dan mau memberikan kesempatan kepada bisnis-bisnis tersebut yang sesuai dengan karakter kita, supaya bisa berkembang dan bisa mensustain bisnis tersebut,” kata dia.

Digitarasa didirikan atas kerjasama Gofood, perusahaan rintisan Digitaraya, Chef Arnold Poernomo, dan pendiri Kopi Kenangan Edward Tirtanata. Program ini dirancang unutk meningkatkan percepatan skala bisnis rintisan kuliner yang berdaya saing tinggi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement