Selasa 14 Jan 2020 01:22 WIB

'Missing Link', Box Office Bomb yang Sukses Buat Disney Gigit Jari

Salah satu kejutan terbesar pada Golden Globe 2020 adalah di kategori Film Animasi Terbaik yang berhasil dimenangkan oleh Missing Link (2019).

Rep: Thomas Rizal (cek n ricek)/ Red: Thomas Rizal (cek n ricek)
Sumber: Laika
Sumber: Laika

CEKNRICEK.COM -- Berakhir sudah penyelenggaraan malam penganugerahan Golden Globe 2020 pada pekan lalu. Salah satu kejutan terbesar adalah di kategori Film Animasi Terbaik yang berhasil dimenangkan oleh Missing Link (2019).

Bagaimana tidak, film produksi Laika ini mampu mengalahkan tiga film animasi unggulan lainnya, yakni film Frozen II, The Lion King dan Toy Story 4 (ketiganya buatan Disney), serta How to Train Your Dragon: The Hidden World (Dreamworks).

Ini untuk pertama kalinya film animasi buatan Laika memenangkan penghargaan Golden Globe, setelah sebelumnya hanya 3 kali mentok sebagai nomine yakni untuk Coraline (2009), Boxtrolls (2014), Kubo and the Two Strings (2016).

Missing Link, Box Office Bomb yang Sukses Buat<a href= Disney Gigit Jari" />
Sumber: Laika

Missing Link juga sekaligus mendobrak dominasi film Disney yang mendominasi kategori ini sejak diperkenalkan di tahun 2006. Tercatat selain Missing Link, hanya The Adventures of Tin Tin (2011), How to Train Your Dragon 2 (2014) dan Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018) film animasi buatan non-Disney yang mampu memenangi penghargaan kategori ini di Golden Globe.

Uniknya, keberhasilan Missing Link membuat film-film Disney ini gigit jari tak sebanding dengan pemasukan box office mereka. Jika dibandingkan dengan empat nomine lainnya di Golden Globe 2020, maka tercatat hanya Missing Link lah film animasi yang mencatatkan kerugian alias mendapat predikat "box office bomb".

Frozen II sukses mencatatkan berbagai rekor pemasukan, dan kini telah meraup pendapatan US$1,32 miliar. Begitu pula dengan The Lion King yang mencatatkan pemasukan US$1,6 miliar atau tercatat sebagai film animasi terlaris sepanjang sejarah.

Toy Story 4 juga mencetak pemasukan di atas 1 miliar, tepatnya US$1,07 miliar. Sementara How to Train Your Dragon: The Hidden World mencatatkan box office sebesar US$519,8 juta.

Missing Link, Box Office Bomb yang Sukses Buat Disney Gigit Jari
Sumber: Laika

Lantas bagaimana dengan pemasukan Missing Link? Mereka hanya mendapatkan US$26,2 juta berbanding anggaran sebesar US$100 juta. Missing Link bahkan tercatat sebagai film produksi Laika dengan pendapatan terendah, dan menjadi satu-satunya film Laika yang merugi.

Memang hegemoni film Laika ini tak se-wah film-film Disney yang diluncurkan di dunia. Bahkan, Missing Link memang seolah-olah menjadi film yang "hilang" dari peredaran, khususnya di Indonesia. Mereka diputar serentak di bioskop Amerika Serikat pada 12 April 2019.

Menurut catatan dari IMDB, mereka hanya diputar di 77 negara, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak memutar film ini di bioskop. Hal ini semakin menguatkan asumsi bahwa Indonesia hanyalah pasar film-film komersial, namun bukan pasar film berkualitas.

Missing Link, Box Office Bomb yang Sukses Buat Disney Gigit Jari
Sumber: Laika

Rupanya Hollywood Foreign Press Association (HFPA) selaku penilai dari penghargaan Golden Globe memiliki kriteria lain. Catatan-catatan box office yang didapatkan empat nomine lain itu tak menggerakah hati para penilai, dan penghargaan Film Animasi Terbaik akhirnya tetap diberikan kepada Missing Link.

"Saya ternganga keheranan! Terima kasih HFPA. Dibutuhkan 450 orang untuk membuat satu film ini, manusia-manusia yang membuat hal ini menjadi mungkin," kata Chris Butler sutradara Missing Link saat menerima penghargaan Golden Globe.

Missing Link, Box Office Bomb yang Sukses Buat Disney Gigit Jari
Sumber: The Hollywood Reporter

Salah satu faktor yang disinyalir menjadi penyebab mengapa film berdurasi 94 menit ini bisa unggul ketimbang nomine lainnya adalah karena orisinalitas dan kebaruan cerita yang ditawarkan dari film. Jika empat nomine lainnya adalah sekuel (Frozen II, Toy Story 4 dan How to Train Your Dragon: The Hidden World) atau remake (The Lion King), maka Missing Link benar-benar menawarkan sesuatu yang baru.

Baca Juga: Hasil Lengkap Golden Globe 2020, Sejarah Baru Tercipta

Film ini sendiri menceritakan kisah Sasquatch atau Big Foot bernama Mr. Link yang dibantu oleh seorang penjelajah Sir Lionel Frost, melakukan perjalanan ke Himalaya untuk menemukan saudara sesama Sasquatch, Yeti.

Pada akhirnya, mereka berhasil menemukan perkumpulan Yeti itu namun Mr. Link ditolak oleh pemimpin Yeti. Akhirnya Frost mengorbankan ambisinya untuk mengekspos makhluk mistis itu ke dunia, dan menjadikan Mr. Link sebagai sahabat penjelajahannya.

Missing Link, Box Office Bomb yang Sukses Buat Disney Gigit Jari
Sumber: Laika

Meski terkesan sederhana, kisah film ini sebenarnya sarat makna yang mengajarkan tentang persahabatan, ambisi dan impian yang kadang tak sesuai kenyataan. Terkait ide cerita yang fresh dan orisinal itu, Chris Butler mengaku memang telah bereksperimen untuk menghasilkan kisah yang berbeda dengan film animasi pada umumnya.

“Kami mencoba membuat kisah yang tidak tereferensi dengan film manapun. Kami mencoba untuk melakukan yang studio lain tidak lakukan. Berjalan di studio kami seperti berjalan di bengkel Santa Claus, dikelilingi para seniman," kata Butler kepada Hollywood Reporter.

Film ini juga diisi oleh pengisi suara kelas A, seperti Zach Galifianakis yang mengisi suara Mr. Link dan Hugh Jackman yang mengisi suara Sir Lionel Frost, serta nama besar lainnya seperti Zoe Saldana dan Emma Thompson. Jadi cukup heran juga mengapa film yang sebenarnya lolos persyaratan untuk film box office, ternyata bisa menjadi box office bomb.

Missing Link kini menjadi kandidat kuat dalam ajang Academy Awards 2020 untuk kategori Film Animasi Terbaik. Bukan tidak mungkin mereka akan kembali membuat gigit jari film-film Disney di Piala Oscar, sekaligus membuktikan bahwa tak semua film yang bagus itu laku dan tak semua film yang laku itu bagus.

BACA JUGA: Cek FILM & MUSIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement