Kamis 05 Dec 2019 06:37 WIB

Reebok Luncurkan Sepatu Berbahan Tanaman

Sepatu Reebok Forever Floatride grow terbuat dari biji jarak, ganggang dan karet alam

Rep: Noer Kusumawardhani/ Red: Friska Yolanda
Forever Floatride GROW
Foto: Highsnobiety
Forever Floatride GROW

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Merek Reebok meluncurkan sepatu lari ramah lingkungan berbahan tanaman. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sepatu tersebut adalah biji jarak, ganggang, pohon kayu putih dan karet alam.

Sepatu ini bernama Forever Floatride Grow yang merupakan versi terbaru dari sneaker Reebok Forever Floatride Energy.  Reebok Forever Floatride akan diluncurkan pada musim gugur 2020.

Seperti yang dilansir Malay Mail, Kamis (5/12), Forever Floatride Grow memiliki midsole yang sangat empuk dan responsif. Midsole tersebut terbuat dari biji jarak yang ditanam secara berkelanjutan, bagian atas pohon kayu putih yang dapat terurai secara alami.

Busa alga Bloom digunakan untuk membuat sockliner. Sementara itu sol sepatunya berasa dari karet alam yang diambil dari pohon karet asli.

“Tantangan terbesar dalam membuat sepatu seperti ini adalah mengembangkan bahan nabati yang dapat memenuhi kebutuhan kinerja tinggi para pelari,” kata wakil presiden Reebok Future, Bill McInnis dalam sebuah pernyataan.

Selama tiga tahun, Reebok menghabiskan waktu mengembangkan produk ini. “Kami mendengar dengan keras dan jelas bahwa gagasan sepatu lari berbasis tanaman beresonansi kuat dengan pelari profesional. Tapi pelari yang sama dengan tegas, mereka tidak akan pernah berkompromi pada kinerha. The Forever Floatride Grow adalah hasilnya,” ujarnya.

Forever Floatride Grow dibuat di atas koleksi alas kaki gaya hidup berbasis alam, Rebook Cotton + Corn. Menurut Presiden Merek Reebok, Matt O’Toole, koleksi Cotton + Corn adalah langkah pertama dalam membuat sepatu dari tumbuhan.

“Sekarang kami telah memiliki sepatu, Forever Floatride Energy dan menciptakannya kembali menggunakan bahan-bahan alami untuk menciptakan sepatu lari dengan kinerja paling berkelanjutan di pasar,” kata O’Toole.

Peluncuran ini adalah yang terbaru dari serangkaian gerakan yang berfokus pada keberlanjutan oleh Reebok. Merek ini telah berjanji menghilangkan polyster murni dari campuran materialnya pada 2025.

Reebok tidak sendirian dalam upaya membuat sepatu lari lebih ramah lingkungan. Awal tahun ini Adidas meluncurkan Futurecraft Loop, sepatu yang dapat didaur ulang karena bahan bakunya dapat digunakan kembali berulang kali.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement