Sabtu 30 Nov 2019 01:43 WIB

Tips Aman Memasang Regulator Kompor Gas

Wajar bila takut saat memasang regulator gas sebab risikonya juga besar. Tapi jika memasang regulator gas dengan tepat seperti cara berikut, pasti akan aman.

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com
Cara mudah memasang regulator kompor gas
Cara mudah memasang regulator kompor gas

Memasak dengan kompor gas sudah menjadi pilihan banyak orang, sebab terbilang cepat dan mudah. Namun sebelum digunakan, Anda tentu harus memasang regulator kompor gas terlebih dahulu. Sangat penting untuk memasang regulator gas dengan cara yang tepat, sebab peralatan ini akan memegang peranan yang penting, yakni mengalirkan gas dari tabung ke kompor. 

Jika regulator tidak terpasang dengan baik, maka kemungkinan aliran gas tidak berjalan lancar dari tabung dan kompor tidak bisa menyala atau justru bisa saja tabung gas mengalami kebocoran dan bisa menimbulkan ledakan dan kebakaran rumah.

Agar dampak negatif tersebut dapat dihindari, simak beberapa langkah mudah memasang regulator kompor gas dengan aman dan tepat berikut ini.

1. Atur sirkulasi udara di dapur

Hindari untuk memasang regulator dengan terburu-buru, terutama jika dapur rumah tertutup dan tidak memiliki ventilasi yang memadai. Kebocoran gas bisa saja terjadi ketika proses pemasangan regulator dan hal ini bisa membuat gas terjebak di dalam area dapur. 

Mengingat hal tersebut berisiko, sehingga penting bagi Anda untuk memastikan dahulu sirkulasi udara di area dapur lancar. Anda bisa membuka jendela atau pintu terlebih dahulu, sehingga udara bebas masuk. Hal ini juga akan membantu mengalirkan gas (jika bocor) ke luar dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ledakan dan kebakaran.

2. Cek kondisi tabung

tabung gas

cek kondisi tabung

Sebelum melakukan pemasangan regulator gas, lakukan pengecekan kondisi tabung gas yang baru terlebih dahulu secara detail. Pastikan tabung tersebut dalam kondisi layak dan tidak ada yang bocor meski kecil. 

Tidak hanya pada mulut tabung saja, Anda juga perlu mengecek bagian permukaan tabung secara keseluruhan. Hal ini penting, untuk menghindari berbagai risiko ketika pemasangan atau bahkan setelah tabung dipasang dan digunakan. 

3. Cek kondisi 'rubber seal'

Rubber seal merupakan karet yang terdapat pada mulut tabung dan berfungsi sebagai penahan tekanan jarum regulator. Benda ini memegang peranan yang penting, sehingga Anda perlu memberikan perhatian lebih. Jika rubber seal sudah terlalu lama dan longgar, maka biasanya akan menimbulkan kebocoran gas, karena regulator tidak menancap dengan sempurna ke mulut tabung gas. 

Hindari kondisi seperti ini, pastikan rubber seal masih dalam kondisi yang layak pakai (baru) dan tidak rusak. Jika setelah dipasang dan digunakan selama beberapa hari tabung gas mengalami kebocoran, Anda juga perlu melakukan pengecekan pada rubber seal ini.

Baca Juga: Belanja Bulanan Pas Promo JSM Dijamin Makin Hemat

4. Pasang regulator dengan posisi yang tepat

tabung gas

Pasang regulator gas dengan posisi yang tepat

Setelah beberapa langkah di atas telah dilakukan, maka Anda sudah bisa memasang regulator kompor ke tabung gas tersebut. Pastikan Anda melakukan pemasangan dengan cara yang tepat, yakni posisi regulator harus tegak lurus dengan mulut tabung gas. 

Hal ini untuk memastikan bahwa jarum regulator bisa tertancap dengan sempurna. Tekan regulator dengan kuat hingga tertancap pada mulut tabung gas, lalu putar kunci regulator hingga 180 derajat searah dengan jarum jam. Pastikan regulator terkunci dengan sempurna, sehingga tidak terjadi kebocoran gas. 

5. Cek kebocoran gas

Tidak selalu dalam kondisi besar, kebocoran gas bisa saja terjadi dalam skala kecil dan sulit dideteksi, bahkan bisa saja tidak mencium bau gas yang menyengat. Saat melakukan pemasangan regulator, pastikan Anda melakukan pengecekan gas ini dengan cermat. 

Cobalah untuk mendekatkan telinga pada regulator, sehingga bisa mendengar dengan lebih jelas. Jika terdengar suara desisan, maka hal tersebut menandakan terjadinya kebocoran gas. 

Jangan panik, sebaiknya segera lepaskan kembali regulator gas dan lakukan pemasangan ulang. Lakukan hingga benar-benar yakin tidak terjadi lagi kebocoran gas.

Baca Juga: Ide Renovasi Dapur Murah dengan Budget Kurang dari Rp10 Juta

6. Cek nyala api di kompor 

api kompor

Cek nyala api di kompor

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah memeriksa nyala api pada kompor. Sebelum menyalakan kompor, pastikan tidak ada bau gas lagi di sekitar Anda (jika sebelumnya terjadi kebocoran gas ketika melakukan pemasangan regulator). 

Tekan dan putar pemantik kompor, sehingga Anda bisa melihat apinya. Jika kompor tidak menyala, maka regulator tidak terpasang dengan baik, sehingga gas tidak sampai ke kompor. Sebaliknya, jika kompor tersendat atau bahkan menyala dalam kondisi kecil, maka hal ini juga bisa disebabkan oleh regulator yang tidak terpasang dengan sempurna.

Jika kondisi tersebut terjadi, matikan kompor kemudian cabut dan kembali pasangkan regulator gas. Jika masih tak menyala, goyangkan sedikit selang gas dan pastikan tidak ada yang tertekuk yang membuat aliran gas terhambat. Namun jika kompor sudah menyala dengan normal, maka pekerjaan memasang regulator sudah berhasil dengan baik.

Utamakan Keamanan dalam Memasang Regulator Gas

Memasang regulator memang terkesan mudah dan cepat, namun hal ini tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Hindari berbagai masalah yang bisa terjadi akibat kesalahan dalam pemasangan regulator ini, sebab bisa berakibat fatal. Biasakan sebelum memasang regulator gas, utamakan keamanan terlebih dahulu dengan cek secara keseluruhan baik dari tabung gas, regulator dan kompor gas.

Baca Juga: 10 Cara Mudah Menghemat Energi di Dapur

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement