Ahad 10 Nov 2019 14:33 WIB

Bio Farma Berikan Vaksin ke 1.500 Kontingen Sea Games 2019

Bio Farma menyiapkan sebanyak 375 vial vaksin IPV untuk kontingen.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Dwi Murdaningsih
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Ketua PSSI Komjen Mochammad Iriawan menerima suntikan Vaksin IPV dari Petugas KKP Kelas I. Soekarno-Hatta. Sebanyak 1500 anggota kontingen Indonesia akan menerima Vaksin IPV dari Bio Farma sebelum berlaga di Sea Games, Filipina pada 30 November-11 Desember 2019
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Ketua PSSI Komjen Mochammad Iriawan menerima suntikan Vaksin IPV dari Petugas KKP Kelas I. Soekarno-Hatta. Sebanyak 1500 anggota kontingen Indonesia akan menerima Vaksin IPV dari Bio Farma sebelum berlaga di Sea Games, Filipina pada 30 November-11 Desember 2019

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Bio Farma memberikan vaksin Inactivated Polio Vaccine (IPV) kepada 1500 kontingen Sea Games 2019, yang akan berlaga di Filipina. Pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah penularan wabah polio tipe 2, yang saat ini sedang mewabah di Filipina sejak September 2019 yang lalu.

Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan I Bio Farma Sri Harsi mengatakan, pemberian vaksin IPV, merupakan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Semua orang yang berkunjung ke suatu negara dengan status terkena wabah polio, harus mendapatkan vaksinasi polio. Serta, menjaga cakupan imunisasi rutinnya untuk meminimalisir masuknya wabah virus polio.

Baca Juga

Selain itu, kata dia, pemberian vaksin IPV merupakan salah satu bentuk dukungan Bio Farma, kepada duta olahraga yang akan berlaga dan mengharumkan nama Indonesia pada 30 November – 11 Desember 2019 mendatang.

“Pemberian vaksin IPV ini, merupakan saran dari Badan Kesehatan Dunia, untuk mencegah masuknya virus polio ke Indonesia, dari negara yang sedang terajangkit wabah Polio. Kemudian, sebagai BUMN, kami hadir untuk negeri, dalam bentuk memberikan perlindungan kepada para atlet dan official Sea Games 2019," ujar Sri Harsi kepada wartawan akhir pekan ini.

Sri Harsi berharap, mereka yang diberikan vaksin  polio dari Bio Farma, bisa terlindungi dari wabah polio dan tidak membawa virus polio, saat kembali ke tanah air. Pemberian vaksin sendiri, akan dibagi menjadi beberapa gelombang, berdasarkan keberangkatan kontingen ke negara yang beribukota di Manila.

Untuk kelompok pertama, kata dia, diberikan kepada 76 anggota kontingen dari cabang olahraga Sepakbola U22 pada tanggal 8 November 2019 di Jakarta. Sehingga saat tiba di Manila, kekebalan para kontingen dari wabah polio sudah terbentuk.

Sementara itu, Tedi Herawan mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pemberian vaksin seluruh kontingen Indonesia, Bio Farma harus menyiapkan sebanyak 375 vial vaksin IPV 5 dosis. Dengan begitu, bisa digunakan untuk  seluruh kontingen yang berjumlah 1500 orang.

“Seluruh kebutuhan vaksin tersebut, sudah kami distribusikan ke KKP Kelas I di bandara Soekarno-Hatta melalui distributor resmi kami, dan akan diberikan kepada atlet dan officaial sesuai dengan jadwal keberangkatan mereka menuju Filipina," ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement