Rabu 02 Oct 2019 11:05 WIB

Kopi Kenangan, Ajak Pelanggan Mengenang Mantan

Kopi Kenangan terjual hingga 2 juta gelas setiap bulannya.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Kopi Kenangan, kopi susu kekinian yang bikin nagih rasanya.
Foto: Republika/Desy Susilawati
Kopi Kenangan, kopi susu kekinian yang bikin nagih rasanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kopi susu dengan merek lokal saat ini semakin menjamur. Salah satu merek ternama dan terlaris adalah Kopi Kenangan. Mengapa kopi ini dinamakan Kopi Kenangan?

CEO & Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, menjelaskan Kopi Kenangan pertama kali berdiri 22 September 2017. Saat itu, Edward bersama tiga rekannya mulai membangu gerai Kopi Kenangan atau lebih dikenal dengan sebutan Rumah Mantan.

Baca Juga

Pada Desember 2017 mereka baru memiliki satu gerai. Namun pada Oktober 2019 sudah ada sekitar 131 gerai yang ada pada 15 kota di Indonesia.

Ia mengungkapkan nama Kopi Kenangan sendiri sengaja diambil agar lebih mudah terdengar dan lebih mudah diingat. Nama kenangan ini juga menurut Edward sangat berkaitan erat dengan siapapun. Karena hampir semua orang mempunyai kenangan.

"Jadi untuk Kopi Kenangan mengapa kita mau membuat sebuah merek yang semua orang bisa related. Kalau bikin nama Kopi Edy, nama saya, kan mungkin tidak semua orang bisa related. Kalau kenangan. Siapa sih yang nggak punya kenangan mantan. Semua orang juga bisa related terhadap brand tersebut," ungkapnya kepada Republika.co.id di sela acara konferensi pers dalam rangka perayaan hari kopi sedunia.

Varian yang paling laris di Kopi Kenangan adalah varian mantan. "Memang susah lupakan mantan," ujarnya.

Dalam sebulan kopi yang dijual sekitar 20 sampai 25 ton. Sedangjan gula aren yang dipakai mencapai 10 sampai 15 ton. Jadi sebulan 2 juta gelas. Untuk penjualan, lanjutnya, paling bagus di Jakarta terutama Jakarta Pusat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement