Jumat 27 Sep 2019 22:41 WIB

Jurus Antikecele Belanja Kosmetik Ala Fenita Arie

Fenita Arie mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam belanja kosmetik.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda
Fenita Arie
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Fenita Arie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selebritas Fenita Arie mengingatkan sesama perempuan untuk berhati-hati dalam memilih kosmetik agar tak tertipu dengan iklan. Tak terkecuali terhadap produk yang dipromosikan oleh orang terkenal.

Agar tak kecewa dengan kosmetik yang di-endorse selebritas, Fenita menyarankan konsumen terlebih dahulu mengecek nomor registrasi produk dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Kalaupun produknya terverifikasi, ia mengimbau agar masyarakat tak langsung membeli kosmetik dalam jumlah banyak.

Baca Juga

"Kembali lagi, kosmetik itu cocok-cocokan. Jadi tidak semua kosmetik yang dipakai seseorang itu cocok bagi kita. Jadi, beda-beda,” jelas Fenita saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Fenita mengatakan, sebaiknya produk kosmetik dicoba sebelum dibeli. Selain itu, konsumen juga perlu memahami jenis produk yang diminatinya, apakah termasuk perawatan kulit atau dekoratif.

“Kita coba dulu satu. Kalau memang bagus, baru diteruskan. Tetapi, ada yang butuh proses juga. Misalnya, antikerutan, itu nggak berarti begitu dipakai langsung nggak berkerut. Ada proses. Itu harus telaten juga, pakainya seperti apa, harus rutin,” jelas dia.

Selain itu, Fenita menyerukan agar masyarakat juga memahami kondisi kulit wajahnya sendiri. Sebab, orang yang kulitnya sensitif mudah teriritasi ketika terpapar bahan kosmetik.  Dengan mengetahui dan memahami kondisi kulit wajahnya masing-masing, maka masyarakat bisa memilih produk yang paling cocok untuk diaplikasikan ke tubuhnya.

“Di kemasan itu kan sebenarnya lengkap. Ketahui kira-kira dia berapa persen bahan-bahannya. Apakah banyakan herbal atau kimianya,” jelas dia.

Fenita pun mengingatkan bahwa produk kosmetik yang didukung promosinya oleh figur publik, baik youtuber maupun blogger tak selalu cocok pada kulit semua orang. Ia mengatakan, tetap perlu kewaspadaan yang tinggi terhadap produk yang dipromosikan dan jangan mudah terpengaruh oleh murahnya harga.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement