Ahad 14 Jul 2019 22:03 WIB

5 Cara Baru untuk Meminjam Uang selain dari Bank

Bank bukan satu-satunya lembaga resmi yang meminjamkan uang.

Rep: cermati/ Red:
5 Cara Baru untuk Meminjam Uang selain Bank
5 Cara Baru untuk Meminjam Uang selain Bank

Pada umumnya, orang saat sedang butuh pinjaman langsung datang ke bank. Hal ini sudah lumrah sejak dahulu kala. Karena bank dianggap sebagai lembaga yang dapat meminjamkan uang selain tempat menyimpan uang di sana. Memang, bank memiliki produk sendiri untuk pinjaman. Ada Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Kredit Multiguna (KMG).

Tujuan dari pinjaman pun bermacam-macam. Ada yang untuk keperluan mendadak, untuk biaya anak sekolah, untuk memulai bisnis, dan lain sebagainya. Ini karena jumlah pinjaman beragam nilainya. Mulai dari ribuan, jutaan, puluhan juta, ratusan juta, hingga milyaran. Tergantung Anda dan persetujuan bank. Namun adakah bisnis lain yang bisa meminjamkan uang selain bank? Simak ulasan berikut.

 

1. P2P Lending

peer to peer lending

Apa itu Peer to Peer Lending? Adalah model bisnis pinjaman yang berasal dari himpunan dana individu-individu untuk dipinjamkan ke masyarakat. Dana-dana tersebut dikumpulkan ke satu perusahaan lalu dikelola dan disalurkan oleh perusahaan tersebut ke debitur. Nantinya bunga dari dana himpunan yang dipinjamkan akan dibagikan kepada individu-individu penghimpun dana.

Pada masa sekarang, banyak muncul model bisnis P2P Lending. Anda bisa melihatnya dari banyaknya aplikasi pinjaman online yang menawarkan ragam pinjaman. Namun harus hati-hati bila ingin meminjam uang dengan model bisnis ini. Pilih P2P Lending yang sudah diawasi oleh OJK agar aman.

Baca Juga: Keuntungan, Cara dan Syarat Jadi Lender di P2P Lending untuk Milenial

 

2. Microloans

Microloans

Salah satu sumber pinjaman uang selain bank adalah Microloans. Model bisnis ini cocok untuk Anda yang memiliki Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Biasanya Microloans hadir di desa-desa untuk penduduknya yang jauh dari akses bank. Model bisnis ini memang ditujukan untuk mengembangkan usaha dari rakyat.

Jadi, apabila kamu memiliki usaha kecil misalnya membuka usaha ketoprak atau warung nasi, Microloans bisa dijadikan alternatif meminjam dana untuk keperluan usaha. Ini karena bunga dari Microloans cenderung lebih kecil dan terjangkau untuk masyarakat.

3. Crowdfunding

crowdfunding

Crowdfunding adalah model bisnis penghimpun dana dalam jumlah besar dari masyrakat. Tujuannya untuk memodali sebuah proyek. Selain itu model bisnis ini digunakan untuk kegiatan sosial. Misalnya membantu bencana alam, kemiskinan, dan lain sebagainya.

Apabila kamu memiliki bisnis atau proyek namun terbentur oleh dana, bisa bergabung dengan model usaha Crowdfunding. Nantinya mereka akan memberikan pinjaman dalam menjalankan proyek kamu. Model bisnis ini sekarang banyak bermunculan di internet dan prosesnya serba online. Jadi, lebih memudahkan kamu dalam mendapatkan pinjaman.

Baca Juga: Mengenal Crowdfunding, Keuntungan, dan Sistem Kerja

 

4. Private Lenders

Privat Lenders

Yang dimaksud dengan private lenders adalah pinjaman private atau pinjaman yang tidak semua orang memiliki akses ke sana. Biasanya model bisnis ini menyediakan uang pinjaman dalam jumlah sangat besar. Yaitu, antara $25 juta - $100 juta. Kalau dirupiahkan dengan kurs $1 = Rp14.000, maka jumlah pinjaman tersebut berkisar antara Rp350 Miliar – Rp1.4 Triliun. Model bisnis ini dapat ditemukan di investor-investor mancanegara.

5. Perusahaan

perusahaan

Salah satu sumber pinjaman uang selain bank adalah perusahaan. Perusahaan di sini bisa berarti perusahaan tempat kamu bekerja. Ada beberapa perusahaan yang memiliki program pinjaman kepada karyawannya. Untuk membayar cicilannya, biasanya perusahaan akan memotong dari gaji karyawan per bulan.

Bunga dari pinjaman di perusahaan cenderung lebih rendah. Hal ini banyak dimanfaatkan oleh karyawan-karyawan jika membutuhkan dana dengan segera. Misalnya untuk menikah, renovasi rumah, atau sekadar membeli barang kebutuhan rumah tangga.

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Setelah mengetahui  banyaknya sumber pinjaman selain dari bank. Kira-kira apakah kamu tertarik untuk mengajukan pinjaman? Kalau iya, sesuaikan dengan kebutuhan, apakah untuk menjalankan usaha atau hanya untuk membeli barang saja. Ini karena adanya cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Jangan sampai bayar cicilan jadi mengganggu pengeluaran setiap bulannya.

Baca Juga:  Pinjam Uang Online Supaya Tak Terlilit Utang" href="https://www.cermati.com/artikel/ini-tips-pinjam-uang-online-supaya-tak-terlilit-utang" target="_blank" rel="noopener">Ini Tips Pinjam Uang Online Supaya Tak Terlilit Utang

 

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement