Rabu 15 May 2019 14:56 WIB

Istri Chester Bennington Berusaha Tegar Demi Anak

Hingga kini istri Chester Bennington belum sanggup dengarkan lagu Linkin Park.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari
Chester Bennington (kiri).
Foto: AP
Chester Bennington (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Vokalis Linkin Park Chester Bennington mengakhiri hidupnya sendiri di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 20 Juli 2017. Insiden yang berlangsung hampir dua tahun silam itu meninggalkan duka bagi sang istri.

Pada podcast ABC News terbaru bertajuk "Life After Suicide", Talinda Bennington mengungkap kondisinya setelah sang suami berpulang. Beberapa pekan sebelum kepergian Chester, Talinda mengira sang suami dalam kondisi baik-baik saja.

Baca Juga

"Di sejumlah wawancara sebelum dia meninggal, dia banyak bicara mengenai apa yang ada dalam benaknya di momen-momen tergelap. Fakta bahwa dia menyampaikan hal itu adalah langkah besar dalam kesehatan mentalnya," ujar Talinda.

Perempuan 42 tahun itu pun ingin meyakini saat ini Chester sudah ada di tempat yang baik. Talinda tidak memungkiri bahwa insiden itu membuatnya sangat berduka. Usai kejadian, selama berhari-hari Talinda menangis sejadi-jadinya sampai sulit bernapas.

Dalam hitungan detik, dia seperti berpindah dari satu kehidupan ke kehidupan lain yang sama sekali berbeda. Dunianya kini adalah tempat di mana tidak ada Chester yang mendampinginya. Namun, Talinda tidak mau terus berkubang dalam kesedihan.

Suatu hari saat menangis sambil berbaring di lantai kamarnya, Talinda mendengar sayup-sayup suara anaknya bermain. Mendadak, dia merasa bahagia. Pada momen tersebut Talinda bertekad mengubah sudut pandang, berusaha tegar demi anak-anaknya.

Menyimak perhatian dan penghiburan yang disampaikan para penggemar Chester di media sosial juga sangat membantu pemulihan Talinda dari kesedihan. Akan tetapi, sampai sekarang dia belum sanggup mendengar lagu-lagu Linkin Park.

Saat makan di restoran yang memutarkan lagu Linkin Park sebagai latar musik, Talinda tidak ragu keluar dari lokasi ketika mendengar not pertama. Dia pun segera mengganti saluran jika radio di mobil memutar tembang LP.

"Jujur, saya tidak bisa mendengar suaranya. Itu adalah reaksi mendalam yang masih saya alami sampai hari ini. Rasanya masih sangat menyakitkan," ujar Talinda, seperti dikutip dari laman Independent.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement