Senin 15 Apr 2019 11:26 WIB

Mesir Ungkap Makam Kuno Bangsawan 4.300 Tahun Silam

Makam kuno bangsawan itu dihiasi relief warna-warni dan prasasti yang masih baik

Rep: Andrian Saputra/ Red: Christiyaningsih
Pengunjung melihat benda peninggalan yang ditemukan di Makam Khuwy, Mesir.
Foto: EPA
Pengunjung melihat benda peninggalan yang ditemukan di Makam Khuwy, Mesir.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Mesir memperkenalkan sebuah makam kuno. Makam tersebut adalah makam pejabat dari dinasti kelima bernama Khuwy yang memerintah Mesir sekitar 4.300 tahun silam. Makam Khuwy dihiasi dengan relief berwarna-warni dan prasasti yang masih terpelihara dengan baik.

Makam itu berada di sebuah nekropolis yang luas di Selatan Kairo atau dekat dengan Saqqara yang merupakan situs pemakaman Mesir kuno. “Makam Khuwy berbentuk L dimulai dengan sebuah koridor kecil yang menuju ke bawah. Koridor itu menuju ke sebuah ruangan depan dan dari sana ada ruang lebih besar dengan relief berwarna yang menggambarkan pemilik makam duduk di sebuah meja persembahan,” kata Kepala Tim Penggalian, Mohammed Megahed dalam pernyataan bersama Departemen barang antik Mesir seperti dilansir Al Arabiya, Senin (15/4).

Baca Juga

Makam Khuwy ditemukan bulan lalu. Sebagian besar bangunannya terbuat dari batu kapur putih. Berbagai lukisan menghiasi dan menampilkan resin hijau khusus dan minyak yang digunakan dalam proses penguburan. Dinding di bagian utara makam menunjukan desain makam terinspirasi dari arsitektur dinasti piramida kerajaan.

Tim penggalian telah menggali beberapa makam yang terkait dengan dinasti kelima. Baru-baru ini para arkeolog menemukan sebuah prasasti pada sebuah kolom granit yang didedikasikan untuk Ratu Setibhor. Ia diyakini sebagai istri Raja Djedkare Isesis yakni raja kedelapan dan dinasti.

Mesir dalam beberapa tahun terakhir berusaha untuk mempromosikan penemuan arkeologis di seluruh negeri. Promosi ini sebagai upaya untuk menghidupkan kembali pariwisata mereka yang sempat terpuruk pasca kekacauan yang terjadi setelah pemberontakan 2011.

Andrian Saputra

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement