Jumat 12 Apr 2019 16:02 WIB

Tips Bercadar tanpa Kegerahan

Pengguna cadar bisa menghindarkan gerah dengan memilih cadar berbahan sifon Arab.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda
Cadar antigerah yang dirilis oleh Humaira Niqab.
Foto: Republika/Dwina Agustin
Cadar antigerah yang dirilis oleh Humaira Niqab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bercadar memang bisa membuat penggunanya kegerahan. Apalagi jika Muslimah yang mengenakannya harus sering bertemu sinar matahari.

Ketidaknyaman itu sebetulnya bisa diatasi dengan sederhana. Kuncinya ada di pemilihan bahan.

Pemilik merek Humaira Niqab Niken Oliviasilo mencermati saat ini memang banyak cadar yang bahannya yang membuat gerah dan tidak nyaman. Sebagian cadar malah bahannya kaku.

Agar tak kegerahan saat bercadar, Niken menyarankan agar pengguna mencari cadar yang adem. a merekomendasikan cadar dari sifon arab.

photo
Cadar antigerah kreasi Humaira Niqab.

Niken juga menggunakan sifon arab untuk koleksi Humaira Niqab. Bahan tersebut terkenal ringan dan memiliki serat rapat.

Pengguna cadar pun akan merasa nyaman karena penutup wajahnya tidak menyerap hawa panas ketika berkegiatan.

"Kami cari bahan yang pas buat niqab, cari bahan yang tidak menerawang dengan warna hitam dan adem," ujar Niken.

Niken menjelaskan, kebanyakan cadar yang dijual di pasaran saat ini dalam bentuk paketan dengan baju. Kondisi ini membuat cadar yang dijual sering kali memiliki bahan yang sama dengan pakaian itu, tentu saja bahan pakaian berbeda dengan bahan cadar untuk digunakan.

Untuk itu, Niken yang berangkat dari pengalamannya mencari cadar yang nyaman beraktivitas merilis Humaira Niqab yang memiliki tujuh jenis pilihan. Dengan bahan yang dipesan langsung dari pabrik yang ada di Solo, Niken ingin bercadar menjadi gaya hidup Muslimaj yang lebih luas lagi tanpa takut akan ketidaknyamanan.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement