Selasa 02 Apr 2019 08:09 WIB

Shazam! Dibuat Penulis Naskah dari Perspektif Anak

Shazam! dibuat seolah untuk menyalurkan logika anak 14 tahun.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari
Film Shazam!
Foto: Warner Bros via AP
Film Shazam!

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Warner Bros yang mengangkat dari karakter DC Comic Shazam menawarkan sisi lain dari dunia pahlawan super yang berjarak dari manusia biasa. Ketika orang normal mendapatkan kekuatan secara mendadak, apa yang akan dilakukan? Tentu saja di era saat ini pamer menjadi kata kunci utama.

Hal itu yang dilakukan Billy sebagai Shazam dan Freddy sebagai asisten pahlawan. Mereka merekam proses pencarian kekuatan super dan mengunggahnya ke YouTube.

Sungguh cerita yang sangat dekat dengan kondisi saat ini, bukan begitu saja ingin menjadi sosok pahlawan yang langsung mendapatkan musuh kuat, meski pada akhirnya memang ada musuh kuat ini.

"Saya langsung melihat daya tarik dari cerita dan karakter dan benar-benar terasah pada banyak hal yang saya suka tulis, semuanya dalam satu paket," kata penulis naskah Henry Gayden melalui pernyataan resmi yang diterima Republika.co.id.

Gayden berhasil membuat jalinan cerita yang penuh aksi dan ringan dari sebuah cerita diadaptasi dari komik. Untuk bisa membuat cerita film Shazam!, dia menjadikan komik Geoff Johns New 52, "The Power of Shazam!" tahun 1990-an dari Jerry Ordway, dan beberapa buku awal sebagai referensi.

"Saya senang menulisnya dari sudut pandang seorang anak, menyalurkan logika seorang anak berusia 14 tahun yang tiba-tiba memiliki semua kekuatan ini dan siapa yang tidak berpikir, bagaimana saya bisa menyelamatkan dunia, namun apa hal keren yang bisa saya lakukan?" ujar Gayden.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement