Senin 01 Apr 2019 06:13 WIB

Tur Rolling Stones Tunda Konser di Amerika dan Kanada

Vokalis Mick Jagger jatuh sakit sehingga Rolling Stones harus menunda tur

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Christiyaningsih
The Rolling Stones
Foto: EPA
The Rolling Stones

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rolling Stones menunda tur mereka ke Amerika dan Kanada dikarenakan vokalis mereka, Mick Jagger, jatuh sakit. Dalam sebuah pernyataan, band ini mengatakan dokter telah menyarankan Jagger untuk tidak melakukan tur karena dia perlu menerima perawatan medis.

Jagger secara langsung meminta maaf kepada penggemarnya melalui akun pribadi Instagram dan Twitternya. Dia menulis ungkapan penyesalannya karena tidak dapat bertemu dengan penggemar.

"Aku benar-benar benci mengecewakanmu seperti ini. Aku hancur karena harus menunda tur, tetapi aku akan bekerja sangat keras untuk kembali ke atas panggung secepat mungkin," tulis pria yang kini berusia 75 tahun itu.

Dia juga sangat menyesal kepada seluruh penggemarnya di Amerika dan Kanada yang sudah terlanjur membeli tiket. Dalam sebuah pernyataan kepada majalah Rolling Stones, juru bicara band mengatakan Jagger akan menjalani perawatan intensif agar dapat segera kembali menemui penggemarnya. Namun dia tidak memberikan perincian tentang penyakit Jagger.

"Saya sangat menyesal kepada semua penggemar kami di Amerika & Kanada dengan tiket. Saya sangat sedih karena harus menunda tur, sekali lagi, permintaan maaf besar untuk semua orang," cuit san vokalis melalui akun pribadinya @MickJagger dilansir BBC.

Konser 17 negara itu rencananya akan dimulai di Miami pada 20 April, sebelum melakukan perjalanan melintasi Amerika Utara hingga final di Oro-Medonte, Kanada pada 29 Juni. Tur dunia No Filter band ini secara resmi dimulai pada bulan September 2017 dengan konser di Hamburg, Jerman.

Mereka kemudian melakukan tur ke berbagai tempat di seluruh Eropa dan Inggris sepanjang sisa 2017 dan 2018. Promotor tur AEG Presents / Concerts West memberi tahu para penggemar untuk memegang tiket mereka, karena mereka masih akan berlaku di konser yang dijadwalkan ulang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement