REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBIA -- Seorang bayi perempuan di Kolombia telah menyedot perhatian dunia internasional setelah ia diketahui terlahir dengan "mengandung" kembarannya. Kabar itu tersiar setelah dokter yang membantu kelahiran sang bayi memberi tahu stasiun televisi.
Proses kelahiran dan operasi lanjutan untuk mengangkat kembaran sang bayi berhasil terdokumentasikan. Menurut dokter, kembaran yang tumbuh di perut bayi dari ibu bernama Monica Vega itu tidak dalam kondisi sempurna.
Ahli kandungan risiko tinggi dr Miguel Parra-Saavedra mengatakan, Monica pertama kali menjumpainya ketika hamil 35 pekan. Menurut Miguel yang praktik di Baranquilla Kolombia, dokter kandungan mencurigai janin Monica yang diberi nama Itzmara mungkin punya kista hati.
Begitu memeriksa kandungan Monica, Miguel menemukan ada ruang berisi cairan di tubuh janin. Cairan tersebut ternyata berisi bayi mungil yang sedang bertumbuh dengan tali pusat terpisah yang terhubung ke usus Itzmara.
Fenomena langka telah didokumentasikan beberapa kali sebelumnya dan diklasifikasikan sebagai pertumbuhan janin dalam janin. Kondisi yang jarang terjadi adalah anomali kongenital di mana janin yang gagal tumbuh sempurna menjadi parasit di dalam tubuh kembarnya yang sedang berkembang.
Berbagai bagian janin dapat tumbuh seperti tulang belakang dengan jumlah anggota tubuh yang bervariasi. Menurut British Medical Journal, seperti yang dilansir New York Post, Sabtu (23/3), kejadian ini diperkirakan terjadi satu dari setiap 500 ribu kelahiran dan paling sering disebut sebagai ‘massa di perut’. Namun, itu dapat terjadi di bagian lain dari tubuh.
Para peneliti mencatat kejadiannya sangat mirip dengan teratoma, yang merupakan jenis tumor embrional yang biasanya terbentuk dari sel-sel benih. Menurut National Institutes of Health, janin dalam janin tidak mengalami perubahan menjadi ganas yang lebih sering terlihat dengan teratoma dan tidak akan memiliki fitur tertentu, seperti kolom tulang belakang.
Pada 22 Februari, Monica melahirkan Itzmara di usia kehamilan 37 pekan melalui operasi caesar. Ahli bedah mengeluarkan kembaran bayi secara laparoskopik dari perutnya keesokan harinya.
Miguel, mengatakan si kembar memiliki kepala dan anggota badan yang berkembang, tetapi tidak memiliki organ otak atau jantung. Sementara itu, Itzmara dalam kondisi baik dan merupakan bayi normal.
“Saya belum pernah mendengar hal seperti ini sepanjang hidup saya. Saya benar-benaar tidak menyangka ini terjadi,” ujar Miguel.