Rabu 13 Feb 2019 05:25 WIB

Tanda Anda Perlu Izin Sakit Saat Pilek dan Flu

Tetap bekerja saat pilek dan flu berpotensi menularkan virus ke rekan kerja.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Ani Nursalikah
Sakit flu
Foto: flickr
Sakit flu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika terserang pilek atau flu, sebagian pekerja mungkin merasa sanggup untuk tetap pergi bekerja. Namun, apakah tindakan tersebut bijak untuk dilakukan?

Pilek dan flu pada dasarnya merupakan penyakit akibat infeksi virus yang menular. Pekerja yang terserang pilek atau flu sebaiknya tak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga orang lain yang berisiko tertular penyakit tersebut.

Baca Juga

Spesialis penyakit infeksi Robin Wigmore mengungkapkan tak sedikit pekerja yang bimbang untuk memilih tetap pergi bekerja atau istirahat di rumah ketika sakit. "Tapi infeksi virus seperti pilek dan flu itu menular. Penting untuk mempertimbangkan kesehatan rekan kerja Anda juga," ujar Wigmore seperti dilansir Health Day.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika terkena pilek atau flu. Salah satunya adalah berapa lama sudah terinfeksi. Periode penularan pilek dan flu paling tinggi adalah 48 jam pertama setelah seseorang terserang pilek atau flu.

Oleh karena itu, Wigmore menilai pekerja sebaiknya beristirahat di rumah ketika mulai merasakan gejala awal pilek atau flu. Ini perlu dipertimbangkan untuk mencegah penularan penyakit kepada rekan kerja sekaligus memberikan waktu kepada tubuh beristirahat. Selama beristirahat, jaga tubuh tetap terhidrasi dan rawat diri sebaik mungkin.

"Sebagai aturan umum, bila Anda batuk basah, hidung berair, demam atau sakit, Anda mungkin sebaiknya istirahat di rumah," ujar Wigmore.

Bila hidung berair tanpa disertai demam atau sakit, kemungkinan yang terjadi adalah alergi. Batuk kering atau menggelitik juga kemungkinan ditimbulkan oleh alergi atau iritasi. Dalam kondisi ini, tak apa-apa bila pekerja tetap pergi ke kantor.

"Bila hidung berair Anda disertai dengan lendir yang tebal, berwarna kuning atau hijau, ini mengindikasikan tubuh Anda sedang melawan penyakit. Pada kasus ini, Anda perlu istirahat di rumah," ujar Wigmore.

Ada beberapa gejala lain yang perlu diperhatikan ketika mengalami pilek atau flu. Gejala-gejala tersebut adalah tenggorokan terasa sakit, timbul rasa sakit seperti sakit kepala, dan muncul bercak putih pada amandel. Bila mengalami gejala ini, sebaiknya segera hubungi dan memeriksakan diri ke dokter.

Gejala bahaya lain yang perlu diwaspadai adalah demam lebih dari 38 derajat Celsius. Demam di atas 38 derajat Celsius merupakan tanda dari infeksi yang kuat, dan mungkin tanda dari flu. Dalam kondisi ini sebaiknya pekerja kembali ke kantor setelah 24 jam bebas dari demam.

"Khususnya bila disertai flu," kata Wigmore.

Hidung mampat dengan nyeri sinus atau nyeri pada wajah mengindikasikan infeksi sinus. Infeksi sinus bisa disebabkan oleh virus atau bakteri.

Infeksi sinus akibat virus seringkali menular. Terlepas dari penyebabnya, pekerja yang mengalami infeksi sinus sebaiknya beristirahat di rumah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement