Kamis 27 Dec 2018 18:15 WIB

Cara Pegang Kemudi Mobil yang Dianggap Paling Aman

Perubahan desain kantong udara ubah pula posisi tangan terbaik untuk mengemudi.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari
Mengemudi mobil.
Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Mengemudi mobil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyetir mobil tidak semudah seperti kelihatannya. Bahkan, ada cara memegang kemudi tersendiri yang kini dianggap paling aman dibandingkan cara lainnya.

Semula, cara ideal memegang setir yang disarankan adalah menempatkan tangan pada posisi angka jarum jam pukul 10 dan pukul dua. Posisi tersebut dianggap memberi kendali paling besar.

Baca Juga

Cara tersebut terutama efektif jika pengemudi perlu memutar setir mobil secara tiba-tiba. Tetapi, perubahan desain kantong udara membuat posisi tangan yang direkomendasikan juga berubah.

Menempatkan tangan lebih tinggi di atas roda kemudi memang memungkinkan cengkeraman yang lebih baik. Tangan juga berada langsung di jalurnya jika kantong udara mengembang saat tabrakan.

Namun, kantong udara itu berpotensi mendorong tangan ke arah wajah sehingga mematahkan hidung atau menyebabkan cedera kepala. Tangan yang terlalu dekat dengan airbag juga berpotensi terkena bahan kimia panas yang dapat menyebabkan bahaya tambahan.

Solusi untuk risiko tersebut, dengan memindahkan tangan dalam posisi lebih rendah. Posisi memegang kemudi yang kini disarankan adalah tangan di posisi angka sembilan dan angka tiga pada jam.

Beberapa ahli juga merekomendasikan penempatan tangan lebih rendah lagi, yaitu pada angka delapan dan angka empat seperti pada jam. Posisi itu diyakini semakin meminimalkan kemungkinan cedera, dikutip dari laman Mental Floss.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement