Rabu 19 Dec 2018 08:10 WIB

SeaWorld Ancol Mulai Budidayakan Ubur-Ubur

Ubur-ubur adalah hewan yang 99 persen tubuhnya terdiri dari air.

Rep: Noer Qomariah K/ Red: Indira Rezkisari
Ubur-ubur jenis sea nettle jellyfish (Chysaora sp) di Seaworld Ancol, Jakut.
Foto: Republika/Noer Qomariah K
Ubur-ubur jenis sea nettle jellyfish (Chysaora sp) di Seaworld Ancol, Jakut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- VP SeaWorld Ancol, Rika Sudranto mengatakan SeaWorld Ancol akan membudidayakan hewan ubur-ubur dari beberapa spesies secara mandiri. Budi daya secara mandiri ini merupakan upaya SeaWorld Ancol untuk tetap menjaga kelestarian biota laut.

Ubur-ubur merupakan hewan yang 99 persen tubuhnya terdiri dari air. Mereka tidak memiliki otak, jantung, tulang, darah, ataupun syaraf pusat.

Budi daya tersebut akan dimulai pada awal Januari 2019 di tempat khusus budi daya ubur-ubur yang terletak di bagian karantina SeaWorld Ancol. Species yang akan dicoba untuk dibudidayakan adalah blubber jellyfish (Catostylus townsendi) dan moon jellyfish (Aurelia Aurita).

“Secara konstruksi kita sudah jadi semua. Tetapi kita sedang mengirim orang untuk belajar bagaimana perkembangan ubur-ubur,” kata Rika saat ditemui wartawan di SeaWorld Ancol, Selasa (18/12).

SeaWorld Ancol menghadirkan wahana jellyfish yang lebih luas untuk memberikan pengalaman menjelajah dunia laut lebih menakjubkan lagi. Spesies ubur-ubur yang bisa dilihat pengunjung lebih beragam, mulai dari spesies spesies blubber jellyfish (Catostylus townsendi), spotted jellyfish (Phyllorhiza sp), upside down jellyfish (Cassiopea sp), sea nettle jellyfish (Chysaora sp), dan moon jellyfish (Aurelia Aurita).

Ubur-ubur tersebut akan membiaskan cahaya yang berwarna-warni dari dalam akuarium khusus. Akuarium yang ditampilkan juga istimewa karena memiliki sistem yang berbeda dari akuarium pada umumnya.

Yakni akuarium kriesel, semi kriesel, dan silinder. Akuarium silinder memiliki arus air berputar untuk membuat ubur-ubur tidak akan terjebak pada sudut akurium.

SeaWorld Ancol juga menghadirkan akurium bertema polusi sampah plastik di laut untuk memulai kampanye pengurangan penggunaan kemasan platik di awal 2019. Kesadaran yang coba dibangkitkan adalah sering kali biota laut, seperti ikan dan penyu mengira plastik sebagai ubur-ubur sehingga termakan dan mengakibatkan kematian.

Selain akuarium ubur-ubur dan akuarium bertema polusi sampah, SeaWorld Ancol juga mempersembahkan atraksi penampilan Santa dan King of The Sea Aquaman yang diperankan oleh penyelam SeaWorld Ancol. Penampilan khusus tersebut dimulai dari 22 Desember 2018-13 Januari 2019.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement