Rabu 05 Dec 2018 07:26 WIB

Bocoran Cerita di Cuplikan Film Lagi Lagi Ateng

Kekocakan terjadi saat Ateng bertemu saudara kembarnya.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari
Para pemeran dan sosok balik layar film Lagi Lagi Ateng.
Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Para pemeran dan sosok balik layar film Lagi Lagi Ateng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film drama komedi Lagi Lagi Ateng siap tayang mulai 10 Januari 2019. Rumah produksi 13 Entertainment, Dirgahayu Productions, dan Ideosource Entertainment merilis trailer di kanal YouTube.

Sinema menghidupkan kembali karakter Ateng dan Iskak, duo komedian legendaris yang dulu berjaya. Namun, film tidak dimaksudkan sebagai penggarapan ulang judul tertentu karena memuat cerita baru dengan sentuhan modern.

Pada trailer, hadir tokoh Ateng (Augie Fantinus) yang sangat dimanjakan orang tuanya. Pada momen ulang tahun, Ateng meminta agar diizinkan pergi ke Jakarta bersama sahabatnya, Iskak (Soleh Solihun).

Saat pertama kali pergi ke Jakarta, geger budaya melanda Ateng dan Iskak yang bisa dibilang gagap teknologi. Tanpa disangka, Ateng bertemu dengan Agung yang memiliki paras dan bentuk tubuh sama dengan dirinya.

Ateng dan Agung menyadari bahwa mereka adalah saudara kembar. Mereka memutuskan bertukar tempat agar kedua orang tua yang berpisah bisa kembali bersama. Bagaimanakah kelanjutan kisah itu?

"Dari situ, cerita mulai bergulir. Kami ingin menampilkan komedi dengan ciri khas Ateng dan Iskak tapi dibalut cerita yang bisa dinikmati anak-anak zaman sekarang," ungkap sutradara film, Monty Tiwa.

Dia mengatakan, film untuk semua umur itu menyiratkan pesan soal keluarga dibalut berbagai adegan kocak. Film turut dibintangi Julie Estelle, Surya Saputra, Unique Priscilla, Catherine Wilson, dan Rohana Srimulat.

Untuk menambah unsur nostalgia, dipilih tembang lawas "Tataplah" dari Cool Colors sebagai lagu tema film. Versi baru dinyanyikan oleh Arnold Leonard dan Btari Chinta, diproduseri sang pencipta lagu, Hari Budiman.

"Penonton generasi terdahulu yang mengenal Ateng-Iskak pasti akan bernostalgia, sedangkan generasi baru akan mengenal karakter baru yang unik," kata Monty.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement