Selasa 30 Oct 2018 17:19 WIB

FDA Setujui Jenis Obat Flu Terbaru

Xofluza disetujui untuk mengobati influenza akut tanpa komplikasi.

Rep: Nora Azizah/ Red: Indira Rezkisari
Obat flu Xofluza disetujui FDA setelah 20 tahun terakhir memberi persetujuan ke obat flu.
Foto: AP
Obat flu Xofluza disetujui FDA setelah 20 tahun terakhir memberi persetujuan ke obat flu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah hampir dua dekade, Food and Drugs Administration (FDA) menyetujui jenis obat flu terbaru. Berdasarkan laporan Channel News Asia, Shionogi & Co Ltd Jepang bersama produsen obat asal Swiss, Roche, berhasil memenangkan persetujuan dari FDA untuk obat flu yang mereka buat.

Obat bernama Xofluza disetujui untuk mengobati influenza akut tanpa komplikasi. Obat juga bisa dipakai mengobati pernapasan menular yang disebabkan virus influenza.

Xofluza aman dipakai pasien berusia di atas 12 tahun yang memiliki gejala influenza selama lebih dari dua hari.

Komisari FDA Scott Gottlieb mengatakan, Xofluza merupakan obat pertama flu antiviral terbaru yang disetujui FDA selama kurang lebih 20 tahun. "Meski ada beberapa jenis obat flu antiviral lain, namun bukan pengganti vaksinasi tahunan," kata Gottlieb. Rencananya Xofluza akan dipasarkan Roche di luat Jepang dan Taiwan.

Selain membuat Xofluza, perusahaan juga mengeluarkan obat flu lain bernama Tamiflu. Shionogi juga akan mempertahankan pemasaran di Amerika Serikat (AS). Obat bisa membantu meningkatkan persaingan Roche dengan obat generik yang beredar saat ini.

Sebelumnya, penjualan Roche Tamiflu anjlok 33 persen pada tahun lalu. Hal tersebut disebabkan maraknya obat generik dengan harga murah. Selain FDA, Xofluza juga disetujui sejumlah kementerian Jepang untuk pengobatan strain flu di awal tahun ini.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement