Senin 26 Feb 2018 13:27 WIB

Makanan Ringan Cheetos Diangkat Kisahnya ke Layar Lebar

Cerita akan berkutat pada penemuan rasa populer Cheetos.

Rep: Noer Q Kusumawardhani/ Red: Indira Rezkisari
Kudapan ringan Cheetos.
Foto: AP
Kudapan ringan Cheetos.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Makanan ringan Cheetos sudah lama digemari banyak orang. Tak hanya membahagiakan citarasa, kini kisah di balik makanan ringan itu berencana diangkat ke layar lebar.

Robert Montranez adalah otak di balik terciptanya Flamin Hot Cheetos. Ia dulunya adalah petugas kebersihan kelahiran Meksiko dan bekerja di pabrik Rancho Cucamonga milik Frito-Lay pada 1976.

Menurut laporan Fox News, Senin (26/2), Montanez berimigrasi ke California sejak kecil. Ia putus sekolah dan bekerja di peternakan SoCal sebelum berakhir di Frito-Lay.

Suatu hari masalah pada lini produksi membuat Cheetos tidak ditaburi bubuk keju. Karena tidak ingin makanan ini sia-sia, Montanez membawa mereka pulang dan memutuskan untuk membumbuinya.

Teringat makanan favorit Meksiko yang memiliki bumbu garam, jus jeruk nipis, bubuk cabai, mayones, dan keju cotija, Montanez memutuskan untuk membuat rasa yang sama. Ia melapisi Cheetos dengan bumbu itu.

"Saya melihat orang menambahkan mentega, keju, dan cabai ke jagung. Kemudian berpikir, bagaimana jika saya menambahkan bubuk cabai ke Cheetos?" ujar Montanez.

Ciptaannya sukses dan memulai desas-desus kuat sehingga ia bertemu dengan presiden Frito-Lay. Presiden Frito-Lay memintanya membuat presentasi untuk para eksekutif perusahaan dalam dua pekan.

Montanez menyatakan ia meniru strategi pemasaran dari sebuah buku yang ditemukan di perpustakaan. Ia merancang tas dan menaruh Cheetos di dalamnya.

Para eksekutif menyukai gagasan tersebut dan mulai membuat Flamin Hot Cheetos. Setelah ide miliar dolar ini, Montanez dipromosikan dan saat iniia menjadi wakil presiden eksekutif penjualan multikultural di PepsiCo.

Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi