Jumat 26 Jan 2018 08:30 WIB

Mencocokkan Olahraga dan Kepribadian

Penting untuk mengetahui siapa Anda dan memilih jenis olahraga yang sesuai.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Winda Destiana Putri
Olahraga di siang hari (ilustrasi)
Foto: Independent
Olahraga di siang hari (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Memilih olahraga yang tepat sangat menentukan dedikasi seseorang dalam berolahraga secara rutin. Menyesuaikan kepribadian dengan olahraga dinilai menjadi cara efektif dalam memilih olahraga yang sesuai.

Penting untuk mengetahui siapa Anda dan memilih jenis olahraga yang sesuai (dengan kepribadian)," ungkap ketua peneliti sekaligus psikolog John Hackston seperti dilansir NBC.

Untuk bisa mengenali kepribadian diri dengan lebih pasti, Hackston merujuk pada Tes MBTI dari Myers-Briggs. Melalui tes ini, seseorang bisa mengetahui kriteria olahraga seperti apa yang cocok untuk dilakukan dalam jangka panjang.

Sebagai contoh, sambung Hackston, seseorang dengan kepribadian kreatif cenderung memiliki kepribadian yang intuitif dan mementingkan variasi dalam rutinitas. Berbekal dari pengetahuan ini, individu kreatif tersebut perlu memilih jenis olahraga yang memiliki beberapa variasi agar tidak terasa membosankan.

Penasihat senior dari American Council on Exercise Jessica Matthews juga menekankan pentingnya memilih jenis olahraga yang sesuai. Matthews mengatakan semakin seseorang merasa senang dan menikmati suatu aktivitas fisik, ia akan semakin antusias untuk melakukan aktivitas tersebut lagi ke depannya sehingga dapat tercipta suatu konsistensi.

"Melalui konsistensilah perbaikan kesehatan yang berarti dan juga kesehatan tubub tercapai," lanjut Matthews.

Secara umum, Matthews mengungkapkan ada panduan dasar untuk memilih jenis olahraga berdasarkan tipe kepribadian yang sesuai. Orang introvert, tambah Matthews, biasanya menikmati kegiatan olahraga yang tenang dan mengosongkan pikiran. Karena itu, Matthews merekomendasikan beberapa macam aktivitas fisik.

Salah satu jenis aktivitas fisik yang direkomendasikan adalah olahraga untuk melatih daya tahan tubuh seperti berenang, bersepeda dan berlari. Beberapa jenis aktivitas lain yang dinilai cocok untuk orang berkepribadian introvert adalah one on one personal training, rock climbing, golf ataupun olahraga yang berfokus pada tubuh dan pikiran seperti yoga serta pilates. Olahraga-olahraga ini merupakan jenis olahraga yang lebib berorientasi pada proses.

"Ini memungkinkan orang-orang introvert untuk merasa nyaman," ungkap Matthews.

Di sisi lain, ada beberapa jenis olahraga yang dinilai kurang sesuai dengan kepribadian introvert. Jenis olahraga tersebut adalah olahraga yang berorientasi pada tujuan atau performa.

Berbeda dengan kelompok introvert, orang-orang berkepribadian ekstrovert cenderung menyukai olahraga berenergi tinggi dan ramai seperti kelas Zumba, HIIT maupun U-Jam. Orang-orang ekstrovert juga lebib menikmati olahraga yang bisa dilakukan bersama-sama seperti yoga berkelompok di taman, olahraga yang dimainkan secara berkelompok atau berpasangan mauun aktivitas-aktivitas fisik kreatif lain.

Namun, tujuan spesifik dalam berolahraga juga dapat membuat orang ekstrovert lebih memilih olahraga sendiri. Sebagai contoh melakukan olahraga lari sambil menggunakan earphone untuk mendengarkan musik.

Terlepas dari panduan ini, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah memilih jenis olahraga yang bisa dilakukan dalam jangka panjang secara konsisten. Dengan begitu, manfaat kesehatan yang akan diraih pun menjadi lebih terasa.

Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi