Sabtu 14 Oct 2017 08:40 WIB

Meski Terlihat Mewah, Barang Ini Justru Tunjukkan Kemiskinan

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani
Bercermin (ilustrasi).
Foto: Republika/Prayogi
Bercermin (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Definisi orang miskin saat ini begitu abu-abu. Namun pakar etiket William Hanson menyatakan, beberapa barang di kamar tidur bisa menunjukkan beberapa tanda-tanda orang tersebut kekurangan, meski terlihat mewah.

Sebagai orang awan, terkadang ketika melihat barang gemerlap dan terkesan mewah, maka akan menilai orang tersebut kaya. Padahal, bisa saja justru dia sedang menyembunyikan tidak mampu dengan sesuatu yang terlihat berkelas.

Contoh saja, seprai di kasur. Jika Anda melihat seseorang mengenakan seprai berbahan satin, bisa jadi dia orang yang pura-pura kaya. Menurut Hanson, satin kadang nilai sebagai selera tinggi, padahal soal seprai seharusnya menggunakan bahan katun, linen atau campuran keduanya.

Selain satin, berikut ini beberapa barang dikamar yang bisa menunjukkan ketidakmampuan seseorang, dikutip dari Indy100, Sabtu (14/10).

Teddy

Beruang Teddy memang terlihat lucu menghiasi kamar. Namun, coba pikirkan ulang kembali. Hanson menyatakan, jika benda tersebut sering kali menemani orang-orang yang berada di kelas bawah.

Cermin besar

Benda satu ini, menurut Hanson, menunjukkan kenorakan. Penempatan cermin besar di tempat yang tidak tepat justru akan menjadi bom yang menghancurkan.

"Sebenarnya, semakin besar cermin semakin tidak menarik," ujar Hanson.

Banyak bantal

Apa yang salah dengan banyak bantal? Ketika sebuah kamar dipenuhi bantal maka akan memuat tempat tidur semakin penuh. Ruangan pun akan terlihat sempit ketimbang luas untuk beristirahat. Hanson menyarankan, untuk menyediakan bantal secukupnya dengan keperluan. Banyak bantal tidak menguntungkan untuk citra diri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement