Senin 11 Sep 2017 12:30 WIB

Langsing dengan Pola Makan Dominan Protein

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Telur, salah satu sumber protein.
Foto: Flickr
Telur, salah satu sumber protein.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siapa yang tak mau memiliki tubuh langsing? Dengan tubuh seperti model Anda bisa memakai busana model apa saja. Seperti yang dilakukan Hani Gani, Runner Up Miss Bikini Musclemania Asia 2014. Ia berhasil menurunkan berat badannya hingga puluhan kilo. Mau tahu rahasianya?

Ia mengatakan memiliki tubuh yang ideal tidak selalu harus dibentuk dengan pola makan yang rumit. Tapi tubuh bisa tetap langsing dengan beragamnya asupan protein yang dikonsumsi.

Sebelum menjadi olahragawati, Hani Gani pernah memiliki berat badan 95 kilogram. Kala itu Hani sedikit syok dengan berat badannya. Namun hal ini justru ia jadikan sebagai pemicu untuk menurunkan berat badannya dengan makanan sehat dan rutin berolahraga. Sampai akhirnya ia dikenal sebagai binaragawati.

Ia mengaku tidak banyak memilih atau pantang terhadap makanan tertentu. Ia mengaku mengonsumsi apa saja. Tidak membatasi diri. Misalnya gado-gado. Ia tetap mengonsumsinya karena terdapat  sayur dan protein di dalamnya. Namun ia menyarankan sebaiknya mendahulukan protein dibanding jenis makanan lainnya.

Sumber gizi ini lebih memainkan peran besar dalam membentuk tubuh. Sementara untuk waktu mengonsumsi makanan bisa kapan saja.

"Sarapan dengan lima putih telur dan dua kuning telur, perbanyak protein tapi karbohidrat di pagi hari tidak saya konsumsi. Siangnya, baru dengan karbohidrat tapi perbanyak sayur biar seratnya juga banyak, jadi imbang," jelasnya.

Selain itu, Hani mengaku mengkonsumsi protein tambahan agar membuat tubuhnya tetap bugar saat beraktivitas. Ia memilih suplemen protein yang berasal dari jenis spirulina, memiliki kandungan gizi yang sangat besar.

"Spirulina mengandung vitamin A yang 3,000 persen lebih banyak daripada wortel, makanya saya makan tablet yang mengandung spirulina itu. Selain itu, protein lain saya dapat dari kacang almond," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement