Ahad 04 Jun 2017 11:54 WIB

Putih dan Monokrom Dominasi Panggung Ramadan Runway 2018

Rep: Nora Azizah/ Red: Indira Rezkisari
Koleksi 'Lumeire' by Rasyid Salim pada Ramadan Runway 2018 di Kota Kasablanka.
Foto: Republika/Nora Azizah
Koleksi 'Lumeire' by Rasyid Salim pada Ramadan Runway 2018 di Kota Kasablanka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) kembali menggelar Ramadan Runway 2018, Jumat (2/6), di Kota Kasablanka, Jakarta. Acara bertajuk 'Purity of Ramadan' tersebut menjadi pagelaran koleksi busana Ramadhan dan Idul Fitri yang ke lima kalinya diselenggarakan. Tema tersebut juga tidak diambil tanpa alasan. Purity menandakan bahwa Ramadhan dan Idul Fitri akan membawa manusia kembali ke fitrah atau suci.

"Tema ini juga menjadi payung besar dan benang merah dari tiap karya para desainer APPMI," ujar Desainer sekaligus Ketua APPMI Jakarta Rudy Chandra dalam konferensi pers Ramadan Runway 2018 di Kota Kasablanka. Tidak heran bila pada hari pertama peragaan busana terselenggara, mata pengunjung akan dimanjakan dengan dominasi warna putih dan monkrom dari rancangan para desainer busana Indonesia.

Seperti karya yang ditampilkan desainer Ivan Gunawan. Koleksinya kali ini memadukan warna putih dan hitam dengan tambahan aksesori eksentrik. Bagi Ivan, Ramadan Runway selalu memiliki kontribusi besar terhadap penjualan. Meski harus bersaing dengan label asing yang menawarkan potongan harga tinggi, minat pencinta mode dalam negeri tetap terlihat pada barang lokal. "Permintaan selalu tinggi jelang Ramadhan dan Idul Fitri," ungkap Ivan.

Sejak tahun ini, APPMI Pusat secara resmi menyerahkan acara Ramadan Runway 2018 pada APPMI Jakarta. Bahkan beberapa acara serupa juga terselenggara di kota besar lain, seperti Padang dan Makassar. Pada tiap kota APPMI berusaha memperkenalkan karya yang berbeda, serta memiliki ciri khas daerah masing-masing. Tahun ini lebih dari 20 desainer berkontribusi dalam panggung peraga. Di antaranya, Jenahara, Okky Setiana Dewi, Erin Ugaru, dan Rya Baraba.

Peserta tenant juga semakin memiliki persaingan cukup kuat. Tahun ini ada sebanyak 120 pendaftar yang berusaha memperebutkan tenant. Namun APPMI hanya memilih 78 peserta pameran. APPMI bekerja sama dengan Sari Ayu Martha Tilaar, Kanomas Tour and Travel, dan Dompet Dhuafa juga memberikan hadiah kejutan bagi pengunjung. Setiap pembelanjaan Rp 500 ribu berlaku kelipatan, pembeli akan mendapat kupon undian. Nantinya kupon tersebut akan diundi untuk memperebutkan hadiah ibadah Umroh gratis bagi empat orang pemenang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement