Jumat 28 Apr 2017 05:26 WIB

Perangko Langka Gandhi Dibeli Rp 8,5 Miliar

Rep: Sri Handayani/ Red: Dwi Murdaningsih
Perangko Mhatma Gandhi.
Foto: nine.co.m
Perangko Mhatma Gandhi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mereka disebut filatelis, yaitu orang-orang yang mendedikasikan diri untuk memelajari dan mengoleksi perangko. Kadang, mereka rela membayar sebuah perangko dengan harga yang sangat mahal.

Seorang kolektor misterius asal Australia misalnya, mau merogoh saku hingga 850 ribu dolar Australia atau sekitar Rp 8,5 miliar untuk memiliki sebuah perangko klasik bergambar Mahatma Ghandi. Perangko ini dibeli tahun 1948 seharga masing-masing 10 Rupee atau sekitar 80 sen dolar Australia, atau sekitar Rp 796 ribu. Satu set perangko asal India ini menjadi koleksi termahal yang pernah ada di negara tersebut.

Perangko Mahatma Gandhi dibuat oleh Kantor Pos India. Produk ini dibuat dalam jumlah sangat terbatas untuk digunakan oleh sekretaris gubernur jenderal.

Rumah pelelangan Stanley Gibbons menetapkan produk ini sebagai barang langka. Diperkirakan hanya ada 13 dari 1948 perangko Gandhi masih beredar. Kini tinggal sembilan buah perangko serupa yang beredar di dunia. Jika dikombinasikan, nilainya bisa mencapai 1,9 miliar dolar Australia atau sekitar Rp 18,9 triliun.

Menurut Direktur Manajer Stanley Gibbons, Keith Heddle, mengatakan ini bukan fakta yang mencengangkan. Harga tinggi sebuah perangko merupakan sesuatu yang baik dan biasa.

"Pasar perangko langka India yang berkualitas tinggi berangsur menguat beberapa tahun terakhir. ini juga didukung dengan keinginan untuk mengenalkan kekayaan alam India dan mengajak klien internasional memiliki aset bersejarah ini,” kata dia dalam sebuah pernyataan.

Meski sangat mahal, perangko Gandhi bukan yang termahal. “The British Guiana” pernah dijual dengan harga 9,5 miliar dolar  atau sekitar Rp 94,5 triliun pada 2014.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement