Senin 02 Jan 2017 12:14 WIB

Empat Olahraga Ini Dapat Menambah Harapan Hidup

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Winda Destiana Putri
Olahraga
Foto: Antara
Olahraga

REPUBLIKA.CO.ID, Pada dasarnya, tiap olahraga memberikan manfaat baik bagi kesehatan selama dilakukan secara teratur dan terukur. Akan tetapi, tim peneliti yang digawangi oleh ahli olahraga asal Inggris menemukan bahwa ada empat jenis olahraga yang dapat menambah harapan hidup lebih baik dibandingkan olahraga lainnya.

Ahli olahraga dari University of Oxford di Inggris, Charlie Foster, mengatakan keempat jenis olahraga tersebut ialah bersepeda, aerobik, berenang dan olahraga yang dilakukan dengan menggunakan raket seperti tennis. Temuan ini bukan berarti menunjukkan bahwa jenis olahraga lain tidak bermanfaat bagi kesehatan. Hanya saja, bagi orang-orang yang ingin memiliki hidup sehat dan panjang umur, keempat jenis olahraga ini merupakan pilihan yang terbaik.

Berdasarkan hasil penelitian, Foster menemukan bahwa orang-orang yang berolahraga dengan bersepeda, aerobik, berenang maupun melakukan olahraga dengan raket memiliki risiko kematian akibat berbagai macam sebab yang lebih rendah. Sebaliknya, Foster dan rekan-rekan penelitinya tidak menemukan adanya penurunan risiko kematian pada orang-orang yang melakukan beberapa jenis olahraga populer. "Anehnya, kami tidak menemukan adanya penurunan risiko dari berlari atau bermain sepak bola," ujar Foster seperti dilansir NBC News.

Foster menilai tidak adanya penurunan risiko kematian pada pelaku olahraga lari dan sepak bola disebabkan tidak adanya keberlanjutan. Foster mengatakan, umumnya lari dan olahraga berkelompok seperti sepak bola dilakukan ketika seseorang masih berumur cukup muda. Banyak dari orang-orang tersebut yang berhenti melakukan olahraga tersebut kita sudah mencapai usia yang cukup tua.

Sebagian dari orang-orang tersebut akan beralih melakukan aktivitas lain maupun jenis olahraga lain. Akan tetapi tak jarang orang-orang berhenti melakukan olahraga ketika memasuki usia tua sehingga manfaat olahraga yang semula baik jadi menghilang. "Anda tidak perlu melakukan olahraga secara serius. Anda hanya perlu melakukannya secara rutin," kata Foster.

Berdasarkan penelitian yang melibatkan 80 ribu orang pria dan wanita Inggris, tim peneliti menemukan bahwa sebagian besar peserta penelitian yang berumur rata-rata 52 tidak banyak berolahraga. Hanya 44 persen dari orang-orang tersebut yang melakukan olahraga yang memenuhi saran yaitu 30 menit aktivitas sedang beberapa hari seminggu atau olahraga berintensitas besar tiga kali per minggu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement