Rabu 29 Jun 2016 16:06 WIB

Pasang Emoji Bom untuk Ucapan Duka, Cher Dituding Kurang Sensitif

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Winda Destiana Putri
Penyanyi asal AS Cher
Foto: Billboard
Penyanyi asal AS Cher

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Amerika Serikat Cher diprotes karena menyematkan emoji bom dan ikon ledakan dalam kicauannya tentang serangan teror Istanbul. Para Netizen menganggap seleb 70 tahun itu tidak dewasa dan kurang sensitif.

Lewat laman Twitter-nya, Cher menyampaikan ucapan duka setelah mengetahui kabar serangan bom di Bandara Ataturk, Turki.

Pelantun lagu Believe itu mendoakan para korban tewas dan luka serta menambahkan info bahwa ia pernah bertandang ke bandara tersebut tahun lalu.

Namun, Netizen justru memaknai lain ucapan simpati Cher. Protes keras bermunculan atas kicauannya karena penggunaan emoji yang dinilai kurang sensitif.

"@cher Apakah Anda bercanda dengan emoji kekanak-kanakan itu?" tanya Linda Lyons, salah satu Netizen, mengomentari tweet milik Cher dilansir Express Rabu (29/6).

Komentar bernada serupa juga bermunculan dari pengguna Twitter lain, bahkan sebagian memprotes marah. Namun, salah satu pengguna menyampaikan komentar yang menengahi.

"@cher Gambar bom itu mungkin agak kurang sensitif tapi terima kasih untuk menjadi satu dari segelintir figur publik yang menyoroti apa yang terjadi di negara non-Barat," tulis pemilik akun @OzzyBonjour.

Ledakan bom di Bandara Ataturk, Turki, berlangsung pada Selasa (28/6) waktu setempat. Pemerintah Turki mengonfirmasi jumlah korban tewas telah mencapai 36 jiwa dan menyebut tiga pelaku bom bunuh diri berada di balik serangan tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement