Senin 18 Apr 2016 14:29 WIB

Ssttt... Ini 10 Peradaban di Dunia yang Hilang Secara Misterius, Apa Saja?

Sisa-sisa peradaban Nabatean
Foto: wonderslist.com
Sisa-sisa peradaban Nabatean

REPUBLIKA.CO.ID, Percaya atau tidak, peradaban manusia bisa menghilang dalam beberapa tahun. Ini tidak akan menjadi pertama kalinya bahwa peradaban telah menghilang dari muka bumi. Kami tahu itu telah disebabkan oleh perang, perubahan iklim, penyakit, invasi atau letusan gunung berapi.

Sebagian besar penyebab hilangnya peradaban ini masih menjadi asumsi besar. Seperti dikutip wonderslist.com, berikut adalah 10 peradaban yang hilang misterius yang pernah ada ribuan tahun yang lalu.

10. Peradaban Clovis (diperkirakan 11.500 SM di Amerika Utara)

Kami tidak tahu banyak tentang kebudayaan Clovis, budaya asli Amerika masa prasejarah ini diyakini telah ada di Amerika Utara. Namanya berasal dari situs Clovis, sebuah situs arkeologi yang terletak di dekat kota Clovis, New Mexico. Artefak yang ditemukan di situs ini pada tahun 1920 terdiri dari pisau batu dan tulang.

Hal ini diyakini bahwa orang-orang ini datang dari Siberia ke Alaska melintasi Selat Bering pada akhir zaman es terakhir. Apakah itu  budaya pertama di Amerika Utara atau bukan, tidak ada yang tahu. Budaya Clovis telah hilang dengan tiba-tiba.

Apakah karena mereka juga diburu dan menghancurkan persediaan makanan mereka sendiri? Atau karena perubahan  iklim atau predator? Atau apakah para anggota budaya ini hanya tersebar untuk bergabung dengan suku asli Amerika lainnya? Atau jatuhnya meteorit adalah penyebab hilangnya mereka?

9. Peradaban Cucuteni-Trypillia (Antara 5.500-2.750 SM di Ukraina-Rumania)

Komunitas terbesar dari masa Neolitik Eropa dibangun oleh Cucuteni-Trypillia, yang sekarang ada di sekitar Ukraina, Rumania dan Moldova. Peradaban Cucuteni-Trypillia memiliki hampir 15 ribu orang yang kemudian secara misterius menghilang dari permukaan bumi.

 Budaya Cucuteni-Trypillia menonjol untuk tembikarnya. Mereka memiliki kebiasaan aneh dengan membakar desa mereka sendiri setiap 60-80 tahun sebelum membangun yang baru. Sampai saat ini kami telah mengidentifikasi sekitar 3.000 situs arkeologi. Hilangnya mereka mungkin disebabkan karena perubahan iklim yang drastis menyebabkan kekeringan terburuk dalam sejarah Eropa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement