Selasa 15 Mar 2016 11:16 WIB

Soehib Toyaroja Gelar Pameran Tunggal 'The Spiritual Journey-Tempo Dulu'

Pelukis Soehib Toyaroja
Foto: IST
Pelukis Soehib Toyaroja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelukis dengan karakter yang sangat menarik, fokus, serta sarat dengan pesan di tiap goresan lukisanya, Soehib Toyaroja akan menggelar solo exhibition (pameran tunggal) kedua dirinya bertajuk "The Spiritual Journey-Manusia, Sarana, Suasana Indonesia Tempo Dulu".

Pameran akan berlangsung selama satu bulan mulai 16 Maret hingga 14 April 2016 di Kuntskring Art Gallery, Menteng, Jakarta Pusat.

Ali Akbar, penyelenggara pameran mengatakan, Soehib dikenal dengan lukisannya yang realis-ekspresif. Segala yang dilukisnya merupakan hal nyata, namun dia gambarkan dengan lebih mengedepankan ekspresi objek. Penikmat lukisan pun dapat merasakan gerak maupun diam dari sesuatu yang terdapat pada lukisan.

"Itulah istimewanya, Sohieb melukis dengan hanya menggunakan palette. Tak ada lukisannya yang didasari lebih dulu menggunakan kuas atau alat lain, meski objeknya berupa wajah manusia,' ujar Ali Akbar dalam keterangan pers, beberapa waktu lalu.

Menurut Ali, lukisan yang dihasilkan Soehib memiliki keistimewaan karena pelukis kelahiran Kediri, 15 Maret 1968 itu tidak mengejar popularitas dan kekayaan dalam berkarya. Karena itu lukisan yang dihasilkan cenderung abadi.

"Untuk itu juga saya mau selenggarakan pameran ini. Saya lihat dia (Soehib,red) sosok yang jujur, tidak tendensius pada popularitas dan keuntungan," ujar Ali.

Sementara Sohib mengatakan, ia sengaja menghadirkan tempo dulu sebagai tema pameran tunggalnya kali ini.

Menurutnya, masa lalu merupakan spirit bagi siapapun untuk menapak masa depan lebih baik.

"Jarang orang melihat masa lalu. Padahal itu spirit kita, tanpa masa lalu kita tidak bisa berdiri tegak," ujar Sohib.

Ada 38 lukisan yang akan dihadirkan dalam pameran. Lukisan terkecil berukuran 60 cm x 90 cm dan yang terbesar 210 cm x 350 cm.

Pameran nantinya akan dibuka oleh Soetrisno Bachir selaku Ketua Komite Ekonomo dan Industri Nasional (KEIN).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement