REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tragedi serangan 11 September 2001 atau 9/11 di Amerika Serikat (AS) masih menyisakan misteri. Pergulatan opini berkembang sejak 2001 lalu, dan masih menyisakan pemikiran kelam di masyarakat. Semenjak kejadian itu AS menentang semua bentuk terorisme.
Tetapi, bentuk petentangan itu merambah hingga pemikiran mereka tentang Islam, bahwa teroris adalah Muslim. Mereka menutup semua pintu akses bagi Muslim yang sudah mereka sebut ‘teroris’.
Umat Muslim terus dijadikan kambing hitam, namun Philipus Brown, seorang filantropi dunia membongkar sebuah misteri yang tidak banyak orang ketahui. “Saya sangat sedih ketika semua orang mengira muslim adalah pelaku kejahatan,” ungkap Hans De Kraker, pemain film Bulan Terbelah di Langit Amerika yang memainkan tokoh Philipus Brown.
Menara kembar World Trade Center (WTC) yang menjadi sasaran tragedi tersebut luluh lantak dihantam pesawat, namun beberapa berita dan penelitian menduga ada bom misterius yang ditanam didalam gedung tersebut. Tragedi September kelabu itu memakan banyak korban.
Berbagai asumsi berdatangan dan pelaku atas tragedi besar ini dituduhkan pada sekelompok Muslim yang melakukan terorisme. Adanya ledakan sebelum pesawat menabrak gedung ini menjadi pondasi analisis mereka.