Kamis 19 Nov 2015 18:47 WIB
Serangan Teror Paris

Metallica Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Teror Paris

Rep: C25/ Red: Angga Indrawan
Pasukan militer Prancis memperketat penjagaan Kota Paris.
Foto: Reuters
Pasukan militer Prancis memperketat penjagaan Kota Paris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serangan teror di gedung teater Bataclan, Paris, Prancis, aklhir pekan lalu, merenggut sejumlah pelaku industri musik. Diketahui sebelumnya, salah satu serangan terjadi saat diselenggarakannya sebuah konser musik metal.

Dilansir dari Team Rock, Kamis (19/11), salah satu grup band metal terbesar dunia, Metallica, menyampaikan ungkapan bela sungkawa kepada salah seorang insan musik, Thomas Ayad, yang menjadi korban dalam serangan teror Paris, Jumat (13/11) lalu.

"Jumat, kami kehilangan Thomas di teater Bataclan dengan cara yang tidak satu pun dari kita bisa pahami. Pikiran kita bersama teman, keluarga dan rekan kerja Thomas, serta semua warga Paris yang berada pada masa yang sangat sulit," tulis Metallica dalam sebuah pernyataan. 

Ayad adalah manajer produk internasional dari Mercury Records, yang pernah bekerja sama langsung dengan Metallica. Ia menjadi salah satu korban di gedung teater Bataclan, Paris, di mana 89 orang tewas saat penampilan band Eagles of Death Metal.

Situs resmi Metallica pun memposting foto sang vokalis, James Hetfield, bersama Thomas Ayad yang diambil pada 2011 lalu. Dalam pernyataannya, Metallica mengaku sangat beruntung sempat bekerja dengan Ayad di Universal Music Prancis, selama delapan tahun terakhir.

Meski mengetahui Ayad adalah salah satu penggemar Metallica, mereka menganggap Ayad sebagai seorang teman yang hangat yang selalu membantu dan mendukung penampilan mereka di Prancis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement