Senin 02 Nov 2015 18:46 WIB

Yogya Gelar Festival Lima Kampung

Rep: Yulianingsih/ Red: Winda Destiana Putri
Yogyakarta
Foto: file.wordpress.com
Yogyakarta

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA --  Merti Kampung Sorosutan, Forum Keistimewaan Untuk Kesejahteraan DIY, dan Koperasi Seniman DIY akan menggelar Festival 5 kampung.

Festival akan berlangsung selama dua hari 5-6 November 2015 di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Ketua Penyelenggaran Sigit Sugito mengatakan, kegiatan ini baru pertama di gelar di DIY. "Festival ini diikuti lima kampung wisata di DIY," ujarnya di Balai Kota Yogyakarta, Senin (2/11).

Menurutnya, Festival 5 Kampung Íni digelar untuk meneguhkan keberadaan seniman kampung, memberi ruang bagi seniman untuk berkreasi dan berekpresi. Tak hanya itu, kegiatan diproyeksikan berlangsung secara berkesinambungan untuk memperkuat keberadaan kampung sebagai basis budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lima kampung yang mengikuti festival ini adalah Kampung Duri, Desa Tirtomartani, Kalasan Kabupaten Sleman,  Kampung Sanggrahan Banjaroya, Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo serta Kampung Jelok, Beji, Pathuk, Gunungkidul. Berikutnya Kampung Gilang, Gilangharjo, Pandak, Bantul dan terakhir Kampung Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

"Kelima kampung memiliki kekhasan masing-masing. Ada potensi yang perlu dikembangkan diantaranya gerak ekonomi lokal, dan potensi industri kreatif. Di kampung-kampung ini pula lahir, berproses, berkarya, dan berkembang sastrawan seniman baik seni tradisi maupun modern," katanya.

Seluruh kegiatan akan berlangsung malam hari dan tapa penerangan listrik. Penerangan hanya mengandalkan lampu ting, teplok dan obor.

Festival juga diisi pentas gejog lesung dari Kampung Kadilobo, Sumber Agung, Bantul, lalu atraksi seni dari Banjaroya dan ayang shalawat dari Kampung Jelok. Selain itu ada kenduri kampung, pidato kebudayaan dan pembacaan puisi oleh penyair dari 5 kampung.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement