Kamis 11 Jun 2015 13:09 WIB

Menikmati Sensasi Banana Boat di Carita

Rep: AE01/ Red: Dwi Murdaningsih
menikmati banana boat di pantai Carita.
Foto: Casilda Amilah
menikmati banana boat di pantai Carita.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Cuaca cerah di pagi itu sangat mendukung. Setelah empat wisatawan asyik berburu gurita, mereka menikmati fasilitas water sport di hotel Mutiara Carita. Mereka menunggangi balon pisang raksasa yang biasa disebut banana boat, Selasa (26/5).

Ini adalah kali pertama bagi Rizka Vadya (23 tahun), salah satu rombongan tersebut mencoba banana boat. Dia yang tidak bisa berenang itupun kian merasa takut. Tapi pesona pantai yang cantik dan rasa penasaran terus mendorongnya untuk melakukan petualangan baru itu. Mereka didampingi oleh Andre Massie selaku room division manager hotel Mutiara Carita.

"Mau dijatuhin atau nggak nih," ujar seorang pria yang akan mengendalikan banana boat ini.

"Jatuhin aja paak," ujar Casilda Amilah (22).

Dengan sigap, pengendara boat memasangkan life jacket untuk mereka. Jadilah, mereka berempat menaiki pisang raksasa sepanjang lima meter ini. Sebetulnya, banana boat ini bisa digunakan untuk berlima, namun karena kebetulan hanya berempat, alhasil empat penumpang pun bisa menaiki banana boat. Biaya untuk menikmati sensasi banana boat selama 15 menit ini sebesar Rp 175 ribu. Karena Casilda memilih untuk dijatuhkan di laut, maka waktu yang dibutuhkan bisa mencapai 18 menit.

Banana boat ini ditarik oleh perahu motor. Seorang kameramen membantu mereka mengabadikan ekspersi mereka menaiki banana boat. Sekitar lima menit, mereka diajak keliling dengan banana boat. Di sebelah kanan tampak bukit yang hijau dan sebelah kiri terbentang lautan lepas.

Mutiara Carita memang menyuguhkan dua pemandangan yaitu bukit dan lautan lepas. Ketika sedang asyik menikmati langit biru, burung-burung sekawanan yang terbang, lautan lepas yang airnya biru kehijauan, tiba-tiba perahu penarik dimatikan dan dibelokkan ke kanan.

Byuuurrr...

Sesuai permintaan Casilda, penumpang banana boat dijatuhkan ke laut. Berdasarkan aturan keselamatan, penumpang banana boat harus melepaskan pegangan di banana boat dan berenang bersama 3 orang yang lain. Setelah semuanya merapat ke perahu, mereka kembali menikmati perjalanan dengan banana boat. Sekira lima menit menikmati angin sepoi-sepoi lautan dan aroma garam yang khas, mereka kembali dijatuhkan ke air. Akhirnya penjatuhan terakhir ada di tepi laut. Setelah dijatuhkan untuk ketiga kalinya.

Byuuurrr.....

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement