Kamis 21 May 2015 15:45 WIB

Tak Bisa Lepas dari Handphone? Mungkin Anda Terjangkit Nomophobia

Rep: Dyah Ratna Meta Noviah/ Red: Hazliansyah
Handphone  (ilustrasi)
Foto: Wihdan Hidayat/Republika
Handphone (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, IOWA -- Para peneliti menemukan jenis penyakit baru yakni Nomophobia. Penyakit ini merupakan singkatan dari no mobile phone phobia. 

Seseorang mengalami Nomophobia jika ia merasa cemas dan stres ketika salah menempatkan hp atau baterai hpnya mati. Terdapat 20 item tes untuk mengetahui seseorang mengalami Nomophobia. Tes tersebut bisa dilakukan oleh diri sendiri untuk mendiagnosis apakah seseorang mengidap Nomophobia atau tidak.

Penelitian mengenai Nomophobia dilakukan di Iowa State University. Sebanyak 300 mahasiswa diminta untuk menjawab kuis seperti:  Apakah saya panik jika kartu kredit sudah mencapai limit? Apakah saya akan merasa panik jika tidak bisa mengecek smartphone? Jika saya tak mengecek smartphone untuk sementara, apakah saya memiliki hasrat untuk segera mengeceknya?

Seperti dilansir The Washington Post beberapa hari lalu, rupanya banyak mahasiswa yang mengalami Nomophobia. Empat dimensi Nomophobia yang terindentifikasi antara lain, seseorang merasa tak mampu berkomunikasi tanpa smartphone, merasa kehilangan hubungan tanpa smartphone, merasa tak mampu mengakses informasi, dan merasa tidak nyaman.

Berdasarkan penelitian tersebut, masyarakat akhir-akhir ini banyak yang menderita Nomophobia. Padahal kebanyakan bermain smartphone justru mengganggu tidur yang berkualitas. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement