Senin 02 Feb 2015 17:44 WIB

Emil Salim Minta Enam Spirit Bung Hatta Ada dalam Film

Prof. Dr Emil Salim saat menjadi salah satu pembicara dalam acara
Prof. Dr Emil Salim saat menjadi salah satu pembicara dalam acara "Return to the Spirit of Bung Hatta The Netherlands Indonesia's Heritage di Erasmus Huis Auditorium, Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah tokoh nasional memberikan dukunganya untuk pembuatan film tentang Bung Hatta. Salah satunya adalah Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Prof. Dr Emil Salim.

Saat tampil menjadi salah satu pembicara dalam acara "Return to the Spirit of Bung Hatta The Netherlands Indonesia's Heritage di Erasmus Huis Auditorium, Jakarta, beberapa waktu lalu, Emil mengatakan ada enam spirit dari Bung Hatta yang harus dilestarikan dan masih relevan hingga kini.

"Adalah kepemimpinan yang patriot, nasionalis, intelektual dan relijius,” kata Emil.

Ia berharap spirit tersebut dapat digambar dalam film yang rencananya akan diproduksi oleh Dante Sinema tersebut. “Saya mendukung film ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Emil dengan semangat menceritakan sosok yang begitu dihormatinya. Dia berdiri di podium selama lebih dari sepuluh menit, menceritakan tentang perjalanan hidup Hatta dari masa kecil di Bukit Tinggi Padang, menjalani pendidikan di Belanda hingga menjadi pemimpin Indonesia bersama Soekarno.

Hal senada diutarakan sejarawan Bonnie Triyana. Menurutnya banyak generasi kini yang tidak tahu lagi tentang Bung Hatta.

“Saya pernah melakukan riset sejauhmana anak sekarang mengenal Bung Hatta, dan hasilnya sungguh mengejutkan, mereka tidak tahu banyak tentang Bung Hatta. Bahkan ada yang menyangka Soekarno-Hatta adalah satu orang, jelas ini memprihatinkan,” terang Bonnie.

Bagi Bonnie, Hatta adalah pemimpin yang otentik. Pemimpin yang punya keselarasan antara ucapan dan perbuatan.

“Hatta adalah sosok lurus dalam sejarah Indonesia. Ini menjadi tantangan bagi pembuat film, membuat film Bung Hatta menjadi menarik, dan bisa mengajak orang menonton film ini. Menjadi media agar bangsa ini mengetahui semangat luhur Hatta,” kata Bonnie.

Mantan Wakil Menteri Luar negeri Dino Pati Djalal yang menjadi pembicara terakhir dalam perhelatan itu, berjanji untuk mendukung film tersebut.

“Sebenarnya malam ini saya agak miris. Kita berbicara tentang semangat Hatta di rumah kebudayaan negara asing. Seharusnya semangat Hatta dikembalikan ke berbagai institusi di negeri ini. Melihat Teaser film Hatta yang tadi diputar, saya yakin film ini dikerjaan dengan baik, Hatta adalah sosok inspirasional,” tutupnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement