Jumat 10 Oct 2014 00:01 WIB

Melalui Novel, Penulis Ini Ingin Tularkan Budaya Merantau

Penulis/ilustrasi
Penulis/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penulis novel trilogi "Negeri 5 Menara" Ahmad Fuadi berupaya untuk menularkan budaya merantau kepada generasi muda saat ini karena melalui hal tersebut dirinya berhasil menggapai semua cita-citanya.

"Merantau itu adalah keluar dari zona kenyaman untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Nah, merantau itu untuk belajar, bukan hanya belajar untuk pikiran, ilmu tapi juga mengajarkan tentang kesabaran dan berjuang," katanya di Jakarta, Kamis.

Ditemui usai menghadiri jumpa "Panggung Inspirasi 2014" yang digelar oleh Dompet Dhuafa, di kawasan Jakarta Selatan, Ahmad menuturkan orang yang merantau itu adalah orang yang sedang belajar.

"Memang merantau itu tidak enak, tapi itu penting, sesekali cobalah kita keluar dari zona nyaman kita untuk mendapatkan hal yang lebih baik, membesarkan hati kita, mendapatkan llmu, dan menjadi manusia yang lebih bermanfaat," kata pria yang mendapatkan penghargaan Penulis dan Fiksi Terfavorit, Anugerah Pembaca Indonesia 2010 ini.

Ia menuturkan, seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin penting definisi merantau tidak selalu harus dianggap pindah tempat dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Bahkan zaman sekarang yang mana teknologi informasi begitu canggih, merantau itu bisa di satu tempat, tapi kita terhubung ke mana-mana. Bahkan merantau itu bisa merantau pikiran, berdiskusi banyak dengan orang tapi kita ada di satu tempat. Itu semua dilakukan dengan bantuan teknologi informasi yang ada," katanya.

Menurut dia, generasi muda saat ini ada yang sudah siap melakukan budaya merantau, namun ada juga yang belum karena terlena dengan zona nyamannya.

"Tapi kalau menurut saya, selagi masih muda maka gunakan kesempatan yang ada di depan mata. Cobalah sesuatu yang di luar zona nyaman, agar kita tahu potensi kita. Dan saya sudah buktikan itu," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement