Selasa 30 Sep 2014 13:09 WIB

Ingin Punya Kebun Vertikal? Simak Tipsnya

Kebun vertikal di sebuah perkantoran di Jakarta.
Foto: Rakhmawaty La'lang/Republika
Kebun vertikal di sebuah perkantoran di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, Kebun vertikal sedang menjadi salah satu tren berkebun. Keterbatasan tempat membuat pilihan tumbuh-tumbuhan yang ditanam ke atas ini jadi disukai, terutama oleh keluarga muda yang tidak memiliki kebun yang luas.

Belinda Thackeray dari Eden Gardens, seperti dikutip dari laman Lifestyle.com.au, membagi tips seputar kebun vertikal. Kebun seperti ini sebenarnya memicu kreativitas, sekaligus memberi sentuhan hijau pada rumah yang kecil.

Menurut Belinda, kebun vertikal bisa diciptakan di mana saja di ruang yang vertikal. ''Mulai dari tanaman bunga atau dinding hijau, sistemnya menggunakan pot plastik yang ringan,'' ujarnya. Kebun vertikal bisa diciptakan di dalam dan luar ruangan.

Pilihan tanamannya juga sangat bergantung pada selera pemilik rumah. Yang paling penting adalah memastikan seluruh tanaman tersiram air, terutama jika potnya kecil dan berada dalam posisi yang mudah terpapar matahari.

Penggunaan air dalam kebin vertikal juga tergolong banyak. Seberapa banyak namun bergantung pada tipe tanaman dan posisi tanaman. Beberapa kebun vertikal dilengkapi dengan sistem irigasi. Sehingga pemberian air jadi lebih mudah.

Ketika ditanya, tanaman apa yang tumbuh paling baik dalam kebun vertikal. Belinda mengatakan, tanaman yang tumbuhnya lama dan memiliki akar yang pendek. Tanaman seperti itu perlu diseleksi agar posisinya sesuai dengan matahari atau memerlukan tempat rimbun yang teduh.

Kelompokkan tanaman dengan kebutuhan air dan pupuk yang sama. Kebanyakan kebun vertial cenderung lebih kering di bagian atas dan lembab di bagian bawahnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement