REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski Rabu (2/10) siang, penulis novel Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Mihrab Cinta, Bumi Cinta dan Cinta Suci Zahrana, Habiburrahman El Shirazy sempat menengok sutradara Chaerul Umam di ICU RSI Pondok Kopi, tetap saja, wafatnya Chaerul Umam, membuatnya terkejut.
''Meskipun Rabu siang kemarin, saya sempat menengok Pak Chaerul Umam di ICU RSI Pondok Kopi, tetap saja kabar wafatnya beliau pada Kamis sore menerbitkan air mata saya. Air mata kasih dan cinta yang mendalam kepada beliau,'' ungkap Habiburrahman kepada Republika Kamis (3/10).
Bagi sastrawan alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini, almarhum sudah seperti ayahnya sendiri. ''Beliau sudah seperti ayah saya sendiri. Pak Chaerul Umam adalah sosok yang tidak mengenal lelah untuk berdakwah lewat film dan sinetron,'' jelasnya.
Menurut Habiburrahman El Shirazy, almarhum sangat gigih menghadirkan tontotan religi. ''Beliau adalah sosok yang sangat berdedikasi menghadirkan tontonan yang bergizi dan bermutu.''
Ia mengaku sangat kehilangan dengan wafatnya almarhum. ''Saya kehilangan seorang bapak, guru sekaligus sahabat dalam berdakwah, berkiprah dan berkarya membangun bangsa,'' tuturnya.
Habiburrahman El Shirazy pun lalu mendoakan almarhum. ''Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu anhu waj'alil jannata matswahu (Ya Allah ampunilah dosanya, rahmatilah dia, maafkan dia, serta jadikan surga sebagai tempatnya kembali. Amin''