Kamis 25 Jul 2013 14:51 WIB

Bioskop Keliling Ditambah, Siap Putar Film Indonesia di Daerah Terpencil

Bioskop Keliling Kemendikbud
Foto: ANTARA FOTO
Bioskop Keliling Kemendikbud

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menambah 40 unit mobil film keliling yang akan disebar ke seluruh provinsi di Tanah Air. "Tahun ini ditambah 40 mobil jadi sudah ada 60 unit mobil film keliling yang disebar ke seluruh provinsi," kata Kepala Seksi Literasi dan Apresiasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rita Siregar di Bengkulu, Kamis (25/7).

Ia mengatakan mobil film keliling tersebut diutamakan ke daerah-daerah perbatasan, tertinggal dan terjauh. "Film yang diputar bagi masyarakat di mobil keliling tersebut adalah film-film yang mengandung unsur nilai budaya, kearifan lokal dan karakter bangsa," katanya.

Pada tahun 2012, kata dia, Kemendikbud sudah membeli 20 film yang akan diputar di mobil film keliling tersebut. Film yang dibeli itu, antara lain "Laskar Pelangi", "Naga Bonar" dan "Surat Kecil untuk Tuhan". "Tahun ini kami juga akan membeli 20 film lagi yang masih diseleksi," katanya.

Rencananya, film yang akan dibeli pada 2013 yakni film berjudul Sang Kiai, Negeri Lima Menara dan lainnya, jelasnya. "Kami tidak membeli film yang mengandung unsur kekesaran, pornografi dan lainnya yang tidak membangun karakter bangsa," katanya.

Selain itu, Kemendikbud juga memproduksi tiga film drama dokumenter berjudul Soekarno, 10 November dan Perang Dunia II Moratai. Film Soekarno dan 10 November mulai diproduksi pada pertengahan September 2013 dan diharapkan tayang pada November 2013, katanya.

"Tiga film yang dibuat ini akan ditayangkan juga di mobil film keliling," katanya. Program andalan Kemendikbud dalam rangka mempromosikan film bermutu adalah dengan merilis mobil film keliling. Mobil film keliling ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat daerah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement