Ahad 05 May 2013 11:09 WIB

Mau Kenal Budaya Sunda? Menginaplah di Hotel Panghegar

Rep: Lingga Permesti / Red: M Irwan Ariefyanto
Hotel Grand Royal Panghegar Bandung
Foto: parisvanjava
Hotel Grand Royal Panghegar Bandung

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Genap Berusia 53 Tahun, Grand Royal Panghegar Hotel & Convention berkomitmen untuk terus melestarikan budaya Sunda. Hotel berkonsep hotel bisnis ini berpegang teguh untuk mempertahankan dan mengangkat budaya Sunda namun tetap dengan sentuhan internasional.

Menurut Public Relation Manager Grand Royal Panghegar, Restina Setiawan, tagline 'Feel The Sundanese Touch' menjadi bukti bahwa hotel ini bagian dari masyarakat Sunda, khususnya Jawa Barat. "Sejak awal berdirinya 53 tahun, Hotel Panghegar memang selalu menggunakan sentuhan Budaya Sunda yang kaya. Ini juga dikarenakan pendiri hotel ini H.E.K Ruhiyat berasal dari Tanah Parahyangan dan ingin mengangkat Budaya Sunda," ujar dia.

Komitmen kesundaan ini dibuktikan dengan dekorasi dan makanan atau kesenian khas Sunda. Grand Royal Panghegar Hotel & Convention menamakan ruangan-ruangan meeting dari bahasa Sunda.

Sensasi  Sunda semakin kental terasa dengan penampilan gamelan dan wayang yang terdapat di pelataran lobi lengkap dengan pemain degungnya yang akan bermain melantunkan musik gamelan setiap pagi mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB. Setiap malam sabtu, ujar dia, terdapat suguhan tarian Sunda dan lagu sunda untuk para tamu. "Kami juga menyambut tamu dengan tatakrama sunda,"ujar dia.

Selain itu, ujar dia, Hotel Panghegar juga sering menggelar diskusi-diskusi kesundaan. "Diskusi tatakrama Sunda jadi cara untuk mengenalkan budaya Sunda yang dapat diterima di industri hospitality,"ujar dia.  Selain diskusi juga digelar pameran dan bazar batik, kelom dan ikat Jawa Barat. Peserta datang dari Cirebon, Indramayu, Tasik, Cimahi, Bandung dan Garut.  "Kami hotel pionir di Bandung yang tak lepas dari kesundaan,"ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement