Kamis 10 Jan 2013 09:03 WIB

Abu Dhabi Bangun Louvre ala Timur Tengah

Abu Dhabi Bangun Louvre ala Timur Tengah
Foto: Mail Online.
Abu Dhabi Bangun Louvre ala Timur Tengah

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Prancis kini bukan satu-satunya negara yang memiliki museum Lovre. Tahun 2015 mendatang, Abu Dhabi juga akan mulai membangun cabang museum ini dengan dana sekitar Rp 5,1 miliar.

Abu Dhabi tak main-main saat berencana membangun cabang Museum Louvre di Paris, Prancis. Dana sejumlah 405 juta Euro pun digelontorkan untuk pembuatan museum seni ini.

Museum yang dirancang mengapung di air ini memiliki luas mencapai 64.000 meter persegi, dengan 9.200 meter persegi khusus galeri seni. Arsitek museum ini, Jean Nouvel merancang Museum Louvre di Abu Dhabi dengan penuh paviliun dan kanal dengan desain yang terinspirasi oleh gaya arsitektur Arab kuno.

Louvre Abu Dhabi, begitu nama museum ini nantinya, akan menjadi kunci transformasi budaya di Uni Emirat Arab ini. Museum seni ini akan dibangun di Pulau Saadiyat, bersebelahan dengan Museum Guggenheim Abu Dhabi dan Zayed National Museum yang akan dibuka pada 2017 dan 2016 mendatang.

"Louvre Abu Dhabi, tidak bisa diragukan lagi, adalah perkembangan budaya yang paling merefleksikan ambisi UEA untuk memperkuat posisinya dalam peta dunia sebagai pusat budaya," tutur Hasan Ismaik, Managing Director Arabtec seperti dilansir dari Mail Online.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement