Jumat 27 Jul 2018 08:01 WIB

Rahasia di Balik Imbauan Matikan Ponsel di Pesawat

Aktivitas ponsel, kecuali buatan tahun 1990an, sebenarnya tak ganggu penerbangan.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Ponsel dilarang menyala di pesawat
Foto: blogspot
Ponsel dilarang menyala di pesawat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat akan lepas landas, awak kabin selalu mengingatkan penumpang pesawat terbang untuk mematikan ponsel. Opsi lain, penumpang bisa memilih untuk beralih ke mode penerbangan.

Hal itu terkadang membikin kita penasaran, apa yang terjadi jika ada penumpang yang lupa mematikan ponsel atau tidak beralih ke mode penerbangan? Jawabannya diungkap oleh pilot profesional pada forum di situs Reddit.

Seorang pilot mengatakan, alasan utama dari imbauan itu adalah menghindari gangguan statis ke kontrol lalu lintas udara. Namun, dia membocorkan rahasia bahwa kalaupun ada ponsel yang masih aktif tidak akan memberikan masalah berarti.

Dia menjamin tingkat keamanan penerbangan masih sebesar 99,99 persen. Sebab, mayoritas ponsel saat ini, termasuk iPhone dan perangkat Android, tidak beroperasi pada frekuensi yang sama dengan peralatan yang bisa memicu bahaya.

 

Namun, penanggung jawab penerbangan harus selalu mempertimbangkan kemungkinan 0,01 persen bahaya yang ada. Bisa saja ada penumpang yang masih menggunakan ponsel lawas (misalnya yang dibuat di Mongolia pada 1996) dan itu bisa mengacaukan seluruh penerbangan.

"Kami akan menghabiskan banyak waktu apabila mengatakan ponsel mana saja yang boleh dinyalakan dan belum tentu orang-orang akan mengingatnya pada ketinggian 14.500 kaki. Jadi tolong matikan saja semua ponsel," ungkap sang pilot.

Pada tulisan lain yang dibuat untuk blog Airline Updates, seorang pilot berbeda memaparkan bagaimana transmisi ponsel dapat menyebabkan gangguan, tetapi jarang terjadi. Gangguan suara yang ada dianggap cukup mengusik konsentrasi pilot ketika mengudara.

"Anda mungkin pernah mendengar bunyi mengganggu saat ponsel terletak terlalu dekat dengan speaker. Terdengar seperti nada 'dit-dit-dit' dan itu sangat menjengkelkan," kata sang pilot, dikutip dari laman Daily Star.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement