Ahad 18 Oct 2026 10:47 WIB

Ashila Ramadhani Bangun Taza dengan Gaya Syar'i Modern

Taza bermula dari kesulitan Ashila menemukan busana syar'i berbahan natural.

Founder dan Creative Director Taza Ashila Ramadhani
Foto: Republika/Thoudy Badai
Founder dan Creative Director Taza Ashila Ramadhani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keterbatasan pilihan busana syar'i yang nyaman dan memiliki tampilan modern menjadi titik awal Ashila Ramadhani membangun jenama fesyen Taza. Berangkat dari kebutuhan pribadi, dia mencoba menghadirkan pakaian muslimah yang tidak hanya memenuhi prinsip berpakaian syar'i, tetapi juga memberikan keleluasaan bergerak dan nyaman.

Ashila mengatakan, ide membangun Taza muncul ketika dirinya mulai mengubah gaya berpakaian menjadi lebih tertutup. Saat itu, dia kesulitan menemukan busana dengan bahan yang nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

Baca Juga

"Sebenarnya keresahannya lebih kepada diri sendiri yang mencari apa yang nyaman buat aku. Waktu itu market belum banyak yang menjual bahan natural untuk busana syar'i," kata Ashila.

Dia kemudian mencari inspirasi melalui Pinterest dan media sosial. Sejumlah referensi dari Rusia, Asia Barat, Asia Timur, hingga Asia Tengah memperlihatkan gaya busana muslimah yang berbeda dari model gamis konvensional.

Potongan oversized, siluet longgar, dan model one set menjadi karakter yang menarik perhatiannya. Gaya tersebut dinilai memberikan kesan lebih muda dan modern.

Dari sana, Ashila mulai melakukan riset mengenai material, pemasok, dan desain yang sesuai dengan konsep yang ingin dibangun. Proses tersebut menjadi fondasi lahirnya Taza pada 2024.

Salah satu karakter awal Taza adalah penggunaan bahan natural dengan desain sederhana. Ashila mengaku lebih menyukai pakaian polos dan tidak terlalu banyak ornamen.

Menurut dia, kesederhanaan justru menjadi bagian dari identitas yang ingin dipertahankan. Namun, seiring berkembangnya pasar dan munculnya jenama lain dengan karakter serupa, Taza mulai mengevaluasi kembali desain agar memiliki pembeda.

"Awalnya lebih fokus pada semi street style, dengan model oversized. Sekarang kompetitor sudah semakin banyak dan produknya mulai mirip-mirip. Jadi, kami sedang meramu kembali apa yang menjadi pembeda Taza," ujar Ashila yang juga menjabat sebagai Direktur Kreatif Taza.

photo
Founder dan Creative Director Taza Ashila Ramadhani - (Republika/Thoudy Badai)

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi