Kamis 08 Oct 2026 20:50 WIB

Mitos atau Fakta: Kopi Bisa Merusak Hati?

Meski memiliki potensi manfaat, bukan berarti kopi dapat dikonsumsi tanpa batas.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Kopi (ilustrasi). Muncul anggapan bahwa konsumsi kopi secara rutin dapat membebani atau bahkan merusak fungsi hati.
Foto: Dok. Magnific
Kopi (ilustrasi). Muncul anggapan bahwa konsumsi kopi secara rutin dapat membebani atau bahkan merusak fungsi hati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kopi menjadi salah satu minuman favorit karena bisa membantu menjaga fokus. Di tengah kebiasaan tersebut, muncul anggapan bahwa konsumsi kopi secara rutin dapat membebani atau bahkan merusak fungsi hati. Apakah klaim itu akurat secara medis?

Pakar gizi dari IPB University, dr Widya Khairunnisa Sarkowi, mengatakan pada kebanyakan orang dewasa, konsumsi kopi dalam jumlah wajar justru dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat. Menurut dia, anggapan bahwa kopi dapat merusak hati tidak sepenuhnya sesuai dengan bukti ilmiah yang ada.

Baca Juga

"Salah satu anggapan yang paling sering muncul adalah bahwa kopi dapat merusak hati. Pada konsumsi yang wajar, bukti ilmiah justru menunjukkan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan risiko fibrosis hati yang lebih rendah," kata Widya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (8/10/2026).

Widya mengungkap, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kopi cenderung berisiko lebih rendah mengalami fibrosis atau jaringan parut pada hati serta sirosis. Bahkan salah satu penelitian pada pasien perlemakan hati, konsumsi kopi dikaitkan dengan risiko fibrosis yang lebih rendah sekitar 35 persen.

"Penelitian oleh Bravi et al juga menemukan bahwa konsumsi kopi menurunkan risiko penyakit hati, termasuk kanker hati, meskipun penelitian yang ada masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian dengan subjek yang lebih besar," kata Widya.

Meski memiliki potensi manfaat, bukan berarti kopi dapat dikonsumsi tanpa batas. Jumlah kafein yang masuk ke tubuh tetap perlu diperhatikan. Widya mengatakan konsumsi kafein hingga sekitar 300-400 miligram per hari atau setara 2-3 cangkir kopi masih dapat ditoleransi orang dewasa sehat.

"Hal ini sejalan dengan panduan Food and Drug Administration (FDA) yang menyebut konsumsi kafein hingga sekitar 400 miligram per hari umumnya tidak menimbulkan efek negatif bagi sebagian besar orang dewasa sehat," ujar Widya.

Berita Lainnya

Rekomendasi