Rabu 07 Oct 2026 17:41 WIB

YouTube Hadirkan Fitur Open Call di Indonesia

Fitur Open Call YouTube permudah kreator kolaborasi langsung dengan merek.

Logo Youtube di Smartphone
Foto: Pixabay
Logo Youtube di Smartphone

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Platform berbagi video YouTube mengumumkan sederet fitur baru di Indonesia yang berguna bagi kreator, mulai dari fitur Short Series hingga Open Call. Peluncuran fitur-fitur ini dirancang untuk mempermudah kreator dalam mengembangkan konten serta memperluas peluang kolaborasi.

Country Director YouTube Indonesia Veronica Utami menyampaikan hal tersebut saat Press Briefing YouTube Festival Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Ia menegaskan bahwa fitur-fitur tersebut merupakan inovasi untuk mendukung YouTube yang kini telah berevolusi menjadi episentrum budaya, koneksi, dan perdagangan (commerce).

Baca Juga

“Akhir September lalu kami meluncurkan fitur baru yang kami sebut dengan Short Series,” kata Vero menjelaskan fitur baru tersebut. “Fitur itu memungkinkan kreator menyusun konten Shorts mereka menjadi satu alur cerita yang berurutan sehingga audiens lebih mudah menemukan dan mengikuti alur ceritanya,” ujarnya.

Menurut Vero, fitur Short Series hadir untuk mengakomodasi tren konten microdrama yang tengah berkembang pesat. Kehadiran format ini tidak hanya berguna bagi kreator, tetapi juga menarik bagi penonton karena memudahkan pencarian konten beralur cerita runtut.

Bagi pemilik usaha atau merek, konten Short Series turut berguna sebagai format baru dalam memasarkan produk. Skema penayangan berurutan ini dinilai efektif meningkatkan keterikatan audiens terhadap kampanye produk.

Inovasi lain yang dikenalkan untuk membantu para kreator adalah fitur Creator Partnership Boost. Fitur ini sebelumnya dikenal oleh publik dengan nama Partnership Ads.

Fitur ini memungkinkan pemilik merek memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dari Google untuk mempromosikan video kreator berkinerja baik. Langkah ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi promosi produk secara digital.

Saat pemilik merek mengaktifkan fitur ini, konten dari kreator terpilih dipastikan mampu menjangkau audiens yang lebih spesifik. Hal tersebut membuat strategi pemasaran yang dijalankan menjadi jauh lebih tepat sasaran.

 

sumber : ANTARA
Berita Lainnya

Rekomendasi