Kamis 01 Oct 2026 17:53 WIB

Oasis Tempuh Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang Belum Pernah Dirilis

Nilai keseluruhan rekaman capai 1,2 juta-1,6 juta poundsterling.

Pentolan band Oasis, Noel Gallagher.
Foto: EPA
Pentolan band Oasis, Noel Gallagher.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Band asal Inggris, Oasis, menempuh jalur hukum untuk menghentikan penjualan sejumlah rekaman yang belum pernah dirilis ke publik. Rekaman tersebut sedianya dilelang pada 3 Oktober 2026 melalui Littleton Auctions di Evesham.

Sebanyak 63 rekaman pertunjukan langsung, rekaman pemeriksaan suara atau soundcheck, serta lebih dari 100 jam rekaman Noel dan Liam Gallagher pada era 1990-an termasuk dalam arsip tersebut. Rekaman itu dibuat dan dikumpulkan oleh Huw Richards, teknisi suara yang bekerja bersama Oasis sejak album debut Definitely, Maybe dirilis pada 1994 hingga 2001.

Baca Juga

Dikutip dari BBC, Kamis (1/10/2026), nilai keseluruhan rekaman tersebut diperkirakan mencapai 1,2 juta hingga 1,6 juta poundsterling.

Littleton Auctions mengumumkan penjualan arsip tersebut pada awal September sebagai kesempatan langka bagi penggemar dan kolektor. Namun, rumah lelang kemudian mengonfirmasi bahwa penjualan ditangguhkan setelah pihak Oasis mengambil langkah hukum.

Managing Director Littleton Auctions, Ben Homer, mengatakan rekaman Oasis yang dikenal dengan nama The Desk Tapes telah ditarik dari lelang 3 Oktober karena adanya proses hukum. "Littleton Auctions mengonfirmasi bahwa rekaman Oasis yang dikenal sebagai The Desk Tapes telah ditarik dari lelang 3 Oktober sehubungan dengan proses hukum," ujar Homer.

"Kami sangat kecewa karena tidak dapat menawarkan arsip penting ini seperti yang telah direncanakan," katanya.

Rekaman tersebut dibawa untuk dilelang oleh putra Huw Richards, Owain Richards. Ia mengonfirmasi bahwa Oasis menggugat dirinya dan ayahnya untuk mencegah penjualan rekaman tersebut.

"Benar bahwa Oasis menggugat saya dan ayah saya untuk mencoba mencegah pelelangan rekaman yang dibuat ayah saya bertahun-tahun lalu," ujar Owain.

Menurut dia, kedua pihak telah sepakat menunda lelang agar sengketa hukum dapat diselesaikan melalui proses litigasi atau cara lainnya secara tertib. Sebelumnya, Littleton Auctions menyebut koleksi tersebut sebagai kesempatan yang hanya terjadi sekali dalam satu generasi bagi penggemar dan kolektor. Namun, pihak rumah lelang juga telah mengonfirmasi bahwa Oasis tidak mendukung penjualan rekaman tersebut.

Homer mengatakan proses lelang untuk barang-barang lainnya tetap berlangsung sesuai jadwal. "Bagian lain dari lelang tidak terpengaruh dan akan berlangsung seperti biasa. Kami menghormati proses hukum dan untuk saat ini tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai proses tersebut," kata Homer.

Barang-barang lain yang tetap dilelang antara lain memorabilia Oasis, termasuk jadwal tur internal, setlist asli, gitar Epiphone yang pernah dimainkan anggota band, serta jaket parka tur Oasis dari merek Kangol.

Oasis dibentuk di Manchester pada 1991 dan menjadi salah satu band paling berpengaruh dalam musik Inggris pada dekade 1990-an. Noel dan Liam Gallagher menjadi dua figur utama dalam perjalanan band tersebut. Album debut mereka, Definitely, Maybe, dirilis pada 1994 dan menjadi awal kesuksesan besar Oasis di industri musik Inggris.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi