REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Dimas Anggara menjadi sutradara film horor Aplikasi Iblis produksi NIH Pictures. Film ini menawarkan pendekatan berbeda dengan memadukan teror supranatural, unsur fiksi ilmiah, serta teknologi kecerdasan buatan (Al).
Dimas mengungkapkan ide awal cerita film ini berasal dari sang ibu. la menyebut ibunya merupakan sosok yang memiliki banyak ide kreatif, dan dia mencoba merealisasikan gagasan tersebut.
"Kalau ini ceritanya dari mama saya idenya. Mama saya itu memang orang yang dengan segala ide kreatif lah ya. Dia yang punya ide, terus habis itu ya kita sebagai anak hanya menjalankan idenya yang mama saya ini," kata Dimas saat diwawancara di kantor Republika, Rabu (30/9/2026).
Sebagai orang yang senang berimajinasi, Dimas kemudian mencoba mengembangkan ide cerita dari sang ibu. Setelah itu, muncul gagasan tentang sebuah aplikasi yang memungkinkan seseorang berbicara dengan orang yang sudah meninggal dunia.
"Memang kebetulan saya orang yang sangat berkhayal, suka ngayal, suka mimpi, lalu ya udah kita khayalin deh gimana kalau misalkan ada aplikasi yang bisa ngobrol sama orang yang udah meninggal," kata dia.
Gagasan tersebut menurutnya relevan dengan kehidupan masyarakat di era sekarang yang hampir tidak bisa lepas dari teknologi termasuk Al. Meski memudahkan banyak hal, namun menurutnya, teknologi dapat membuat orang yang jauh terasa dekat dan menjauhkan orang yang dekat.
"Jadi pasti relate deh sama Gen Z yang udah nggak asing sama AI. Tapi ya di sini kita pengen ngasih POV bahwa teknologi itu juga pasti ada dampak negatifnya. lya kan? kadang kita di meja makan aja sibuk sama HP masing-masing. Padahal deketan tuh, tapi nggak ngobrol. Hal itu yang coba kita angkat di sini," kata Dimas.
Film Aplikasi Iblis mengikuti Arya (Junior Roberts), seorang pria yang masih belum bisa menerima kepergian kekasihnya, Laras (Dosma Hazenbosch). Setahun setelah kematian tragis Laras, Arya masih terjebak dalam rasa kehilangan. la terus mencari cara agar dapat kembali berkomunikasi dengan perempuan yang dicintainya.